seputarbanten.com-MERAK, Selasa pagi (31/5), kecamatan grogol bersama satuan polisi pamong praja (Satpol PP) kota cilegon, anggota polisi polsek pulomerak, anggota polisi polres cilegon dan koramil pulomerak, melakukan pembongkaran warung remang-remang (warem) yang nerada di lingkungan cikuasa pantai dan lingkungan kramat raya.

Pembongkaran yang dimulai dari lingkungan keramat raya, memurut camat grogol Hudri Hasun pembongkaran warem ini sudah sesuai dengan peraturan,pemilik warem telah diberikan surat peringatan 1,2 dan 3.

"Sebelumnya juga telah dilakukan kelonggaran pada peilik warem, dengan memberikan waktu samapi 30 mei 2016 kemarin, akan tetapi hari ini masih ada yang dibongkar maka kami hari ini akan melakukan pembongkaran,"Tuturnya

Hudri menambahkan, sebanyak 41 satu warem dan bangunan liar (Bangli) yang akan dilakukan pembongkaran hari ini,

"Di lingkungan kramar 9 warem, di lingkungan cikuasa pantai 20 warem dan sisanyanya adalah bangli yang ada di exit tol merak,"Tambahnya.

Hudri menegaskan untuk pembongkarang yang dilakukan hari ini tidak menggunakan alat berat, karna kondisi warem yang sulit

"Kita tidak menggunakan alat berat untuk pembongkaran hari ini, karna keberadaan bangunan warem yang sempit,"Tegasnya

Sememtara itu, kasi penegakan perda satpol pp kota cilegon, Khairul Hasan mengaku pihaknya menerjunkan 60 anggota, yang akan melakukan pembongkaran hingga rata

"Kita akan ratakan bangunan warem ini, sehingga pemilik warem tidak dapat lagi membangun dan mengunakan untuk kegiatan warem lagi,"Pengakuannya

Sementara itu, Asda Asisten Daerah (Asda) 1 Pemerintah Kota Cilegon Taufiqurrohman, ditemui saat pembongkaran mengungkapkan pembongkaran ini bertujuan untuk penataan kota, ia berencana akan bekerjasama dengan Perusahan Jasa Kereta Api (PJKA), untuk penataan kotanya nanti.

"Seperti di lingkungan ramanuju, yang akan dijadikan lahan terbuka hijau yang bekerjasama dengan dana csr industri,"Ungkapnya

Taufiq menghimbau, kepada warga agar selalu mengawasi tempat-tempat yang disinyalir akan dijadikat tempat maksiat

"Pembongkaran ini juga laporan dari masyarakat, sehingga masyarakat dan pemerintah kelurahan dan kecamatan harus terus mengawasi jangan sampai tumbuh lagi hal semacam ini,"Himbaunya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: