seputarbanten.com-MERAK, Setelah dirasa telah merata pemberian penandaan kepada semua warung remang-remang (Warem), akhirnya sebagian pemilik warem yang berada dilingkungan keramat raya kelurahan gerem kecamatan grogol, membongkar sendiri bangunan mereka siang tadi (30/5).

Kepada seputar banten Rd, pemilik warem dilingkungan keramat menuturkan ia pasrah atas pembongkaran ini, hal ini dikarnakan selain bangunan miliknya yang berada di tanah milik Perusahaan Jasa Kereta Api (PJKA), ia juga mengakui akan kegiatannya yang telah menyalahi aturan.

"Kita sadat kalau bangunan tempat usaha kami ini merupakan milik PJKA dan usaha kamipun telah menyalahi aturan pemerintah, sehingga sesuai komitmen kami kepada kelurahan gerem kami akan membongkar pada tanggal 30 mei 2016,"Tuturnya.

Rd, menegaskan pembongkaran ini ia lakukan karna telah merasa puas setelah penandaan yang dilakukan kelurahan gerem telah serentak dilakukan

"Pembongkaran ini karna saya telah puas karna nantinya pembongkaran yang akan dilakukan pemerintah akan merata, tidak tumbang pilih,"Tegasnya.

Sementara itu, Bd pemilik warem diling cikuasa pantai yang juga ikut membongkar mengaku, pembongkaran yang ia lakukan ini untuk mempertahankan asetnya agar dapat di manfaatkan kembali

"Asbes dan bangunannya sayang pak, kan bisa saya jual, lumayat buat tambaham makan dibulan puada,"Pengakuannya

Pembongkaran yang dilakukan pemilik warem baik di lingkungan keramat raya dan cikuasa ini belum semuanya membongkar, dan direncanakan selasa (31/5), pemerintah kota cilegon akan melakukan pembongkaran jika masih ada warem yang belum membongkar.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: