seputarbanten.com-GEREM, Komitmen kelurahan gerem dalam rangka mengatasi banjir dilingkungan kelurahan gerem, mendapat kecaman dari warga sumur wuluh Rw 03, hal ini disebabkan pembongkaran jalan diatas gorong-gorong yang dilakukan oleh kepala kelurahan gerem, dilingkungan gerem raya Rt 02 Rw 04 tidak segera diperbaiki.

Warga mengancam akan melakukan aksi jika jalan tersebut tidak segera diperbaiki, Sarwani bendahara Rw 03 mengungkapkan ancaman warga ini lantaran jalan yang dibongkar merupakan akses jalan warga sumur wuluh untuk melakukan aktivitas.

"Memang ada dua jalur, yaitu lewat exit tol merak, tetapi jika melalui jalur tersebut risiko yang dihadapi warga banyak,Sehingga jalan yang dibongkar saat ini telah menutup akses jalan warga sumur wuluh,"Ungkapnya Kepada seputar banten (24/5).

Sarwani, menegaskan kelurahan gerem harus bertanggung jawab atas pembongkaran tersebut lantaran sejak awal warga telah mengingatkan kepala kelurahan atas perbaikannya.

"kita sudah ingatkan jika tidak dapat memperbaiki jangan sampai dibongkar dulu, akan tetapi kepala kelurahan memaksa,"Tegasnya.

Sarwani, mengaku warga sudah tidak tahan dengan keadaan ini, namun warga juga masih memberi waktu hingga satu minggu kedepan, jika minggu depan tidak ada perbaikan kami akan lakukan aksi dikantor kelurahan.

"Lihat saja nanti, kalau sampai sampai satu minggu tidak diperbaiki kami akan aksi dikantor kelurahan, saya sudah hubungi ketua satgas sampah dan jawabnya tidak ada dana,"Pengakuannya

Ditemui terpisah, M. Nai ketua satgas sampah mengakui jika belum adanya dana, karna proposal yang diajukan keindustri belum juga keluar.

"Pagi tadi saya sudah hubungi pak lurah, agar segera mendesak industri yang diberikan proposal memberikan dana, karna sudah mendesak sekali kebutuhannya untuk memperbaiki kembali gorong-gorong yang digali, dan pak lurah hanya menjawab oke,"Tuturnya

Sementara itu, Kepala kelurahan gerem, H.samlawi dihubungi melalui Short Message Service (SMS), karna sedang pelatihan barang dan jasa (Barjas) pemerintah bandung-jawa menjawab saat ditanya seputar banten.

" memang ga ada dana, nanti kita gotong royong memperbaikinya, sekarang kita lagi tes alur air dari arah tol atas kan itu mampet, masyarakat suruh perbaiki kita cari solusinya muda2han kalau hujan ga kena banjir lagi,"Jawabnya melalui SMS.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: