seputarbanten.com-SERANG, Kasus rumah makan atau warteg ibu saeni, yang dirazia satpol pp kota serang karna buka pada jam puasa, dan mendapatkan bantuan dari beberapa kalangan bahkan presiden Republik indonesia, karna razia satpol pp kepada warung tersebut dianggap arogan.

Akibat banyaknya dukungan kepada warung ibu saeni, kini banyak rumah makan yang mengikuti jejak saeni, seperti warung yang berada di stadion Maulana Yusuf kota serang.

Dari pantauan seputar banten di sepanjang bahu jalan stadion Maulana Yusub warung makan yang berada ditempat tersebut tetap buka di jam orang berpuasa, dan banyak sekali pengunjungnya terutama anak muda.

Bukanya warung-warung tersebut, membuat resah warga sekitar, seperti yang dituturkan Jamila (35), prihatin melihat penomena warung makan yang buka dibulan puasa ini.

"Gara-gara ibu saeni yang mendapatkan banyak bantuan sampe priseden pun membantu, sehingga sekarang ini banyak warung yang bandel, mengganggap kami yang berpuasa tidak ada harganya,"Tuturnya.

Jamila, menjelaskan bahwa kalau warung makan itu di tegur untuk tutup, mereka pasti memjawab mau cari makan apa lagi kita kalau gak buka di bulan puasa, sehingga ia hanya bida pasrah melihat hal tersebut.

"Serba bingung mas, kalau kita tegur pasti jawabnya mereka tidak punya penghasilan kalau tidak jualan dibulan puasa,"Jelasnya

Sementara itu, Eko yang juga warga sekitar melihat keadaan seperti itu,meminta pemerintah untuk bertindak tegas, akan tetapi dalam tindakan tegasnya tidak berbuat yang akan menimbulkan pro dan kontra seperti kemarin.

"Hal seperti ini jangan dibiarkan oleh pemerintah, akan tetapi cara pemerintah menindak tegas jangan dengan cara yang baik, agar mereka dapat menghormati orang yang sedang berpuasa,"Harapnya.(Andreas)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: