seputarbanten.com-CILEGON, SW (36) warga Malang babak belur dihakimi warga Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Ramanuju, Purwakarta, Kamis (16/6) malam sekitar pukul 21.30 WIB, lantaran kedapatan melakukan aksi pencurian sepeda motor Honda Blade bernomor Polisi A6685VP milik pengunjung toko pakaian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun seputar banten, aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan oleh pelaku yang dipenuhi dengan tato dibadannya itu tidak dapat berkelit saat diamankan warga Lingkungan Kubang Sepat.

Pelaku yang sempat berhasil membawa motor hasil kejahatannya sekitar 2 meter dari lokasi kejadian langsung mendapatkan bogem mentah dari warga dan pemilik kendaraan yang diketahui beranama Eka Syahrial Putra warga Tegal Tong, Kelurahan Kebon Sari, Kecamatan Citangkil.

Setelah diamankan, pelaku langsung digalandang ke Polres Cilegon bersama barang bukti sepeda motor, STNK, BPKB dan dua buah kunci motor. Saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian.

Kasatreskrim Polres Cilegon, AKP Rizdky Salatun mengungkapkan krobologis aksi pencurian sepeda motor itu pertama kali diketahui oleh saksi yang bernama Asep yang juga teman korban. Melihat kejadian itu, saksi melaporkannya kepada korban.

"Asep dan Eka sedang ngobrol di distro Tiga Jari di Lingkungan Kubang Sepat. Asep melihat motor honda blade milik Ea dibawa pelaku yang jaraknya sekitar 2 meter dari lokasi kejadian. Selanjutnya, saksi dan korban meneriaki pelaku," katanya,

kemarin.Menurut Ridzky, mendengar terikan korban dan saksi, warga yang ada dilokasi kejadian langsung menangkap pelaku dan sempat dihakimi warga yang geram terhadap aksi kejahatan pelaku. Selanjutnya, korban diserahkan kepada pihak kepolisian.

"Pelapor beserta saksi dan dibantu warga menangkap pelaku, kemudian menyerahkannya kesini (Polres Cilegon-red) untuk ditindaklanjuti," ujarnya.

Ridzky menegaskan,  akibat perbuatannya,  pelaku SW dikenakan pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dan pemberatan dengan hukuman penjara maksimal 8 tahun.

"Pelaku masih kita periksa dan masih dalam pengembangan," tegasnya.

Sementara itu pelaku SW mengaku nekat melakukan aksi pencurian sepeda motor itu karena terpancing kunci motor korban yang tergantung dikendaraan. Merasa ada kesempatan akhirnya dirinya nekat kencuri.

"Kunci motornya tergantung di motor, saya jadi tergiur," katanya(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: