seputarbanten.com-CILEGON, Puluhan Buruh PT.Artas energi yang berada di kawasan Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC),melakukan aksi demo didepan perusahaan, pagi tadi (3/6)

Aksi yang dilakukan sekitar 70 buruh ini lantaran hak yang berupa upah bulanan belum dibayarkan selama dua bulan, kepada seputar banten Deni Syafwalufi kordinator aksi mengatakan perusahan sudah tidak membayarkan upah pekerja selama 2 bulan.

"Sebelumnya perusahan juga tidak membayar upah pekerja dibulan maret 2016, setelah proses tuntuntutan akhirnya perusahan membayarkan upah pekerja bulan maret berikut denda, akan tetapi kejadian itu terulang kembali pekerja tidak dibayarkan upahnya pada bulan april dan mei 2016,"Tuturnya.

Setelah melaporkan perselisian yang terjadi kepada dinas tenaga kerja kota cilegon, Deni menjelaskan bukan mendapatkan penyelesaian dari perusahaan malah pekerja perusahaan tersebut dirumahkan tampa alasan yang jelas.

"Dinas tenaga kerja kota cilegon terlihat lambat dalam menyelesaikan persoalan ini, sudah jelas perusahan melanggar peraturan perundangan tetapai tidak cepat ditindak, sampai akhirnya pekerja dirumahkan tampa alasan yang jelas, tetapi perusahan tetap mempekerjakan sebagian pekerja dan kontraktor,"Jelasnya

Dalam aksi demo tersebut, Deni meminta perusahan membayarkan upah yang sudah tidak dibayarkan selama dua bulan berikut denda, dan juga memberikan kejelasan atas dirumahkannya sejumlah pekerja.

"Saat ini kita akan memasuki bulan suci ramadhan dan hari raya idul fitri, untuk itu kami meminta perusahan agar segera membayarkan upah yang belum dibayarkan selama 2 bulan dan juga denda sesuia peraturan perundangan yang berlaku, kami juga menuntut kejelasan Tunjangan Hari Raya (THR), serta kejelasan dari dirumahkannya pekerja,"Pintanya.

Dalam aksi demo yang berlangsung lima jam dari pukul 7 :00 buruh PT. Artas enerji tidak membuahkan asil lamtaran mereka hanya dapat menemui perwakilan dari perusahaan, namun Deni, mendesak agar perwakilan yang ia temui menyampaikan tuntutannya kepada pimpinan di pusat.

"Dalam 7 hari sejak tanggal 31 mei 2016 perusahan harus dapat menyelesaikan tuntutan kami, dan jika perusahan masih saja membandel kami akan memberikan surut aduan kepada walikota cilegon,"Jelasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: