seputarbanten.com-MERAK, Biasanya menjelang hari raya idul fitri , warga lingkungan kelurahan gerem kecamatan grogol, mendapatkan bantuan dari industri berupa sembako, namun pada tahun ini tidak mendapatkan hal yang biasa didapatkan.

Menurut kepala kelurahan gerem, H.Samlawi biasanya kelurah gerem mendapatkan bantuan dari industri sebanyak 20 ton yang nantinya dibagikan kepada warga dikingkungan gerem, namun saat ini jumlah tersebut tidak tercapai.

"Kita akan bagikan pada hari jum'at (1/7) sembako yang diberika nindustri yang akan diberikan kepada RTS, namun jumlah tersebut tidak sesuai dengan pembagian pada tahun sebelumnya,"Tuturnya

Samlawi tidak mengetahui alasan industri pada tahun ini mengurangi jatahnya, namun masih ada sebagian perusahaan yang telah membantu warga.

"Seperti jum'at kemarin kelurahan gerem bersama perusahaan BUMN di kelurahan gerem,melakukan pasar murah untuk warga gerem,"Jelasnya

Samlawi mengaku,pasar murah menjual 3 jenis sembako seperti beras 10kg,gula 5kg dan minyak 2 liter,yang dijual dengan harga dua puluh lima ribu rupiah, untuk 570 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dikelurahan gerem.

"Uang yang dihasilkan dari penjualan diberikan untuk membangum mesjit di RT 11 kelurahan gerem,"Pengakuannya

Sementara itu, H.Haerudin warga gerem menyayangkan ketidak pedulian perusahaan kepada masyarakat ini, dia berharap industri ikut membantu warga gerem yang berada dilingkungannya.

"Kami masih menunggu peran serta industri dalam membantu masyarakat gerem,dan berharap ditahun berikutnya tidak seperti ini,"Harapnya.(Nazar)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: