seputarbanten.com-MERAK, Sehari sebelum melakukan pembongkaran warung remang-remang (30/5), kepala kelurahan gerem mengaku mendapatkan teror berupa Short Message Service (SMS), yang mengancamnya.

Kepada seputar banten, kepala kelurahan gerem, H.Samlawi menjelaskan, teror yang ia terina berupa sms itu berupa ancaman yang akan membakar rumahnya.

"Ancamannya akan membakar rumah saya, karna akan membongkar warem,"Jelasnya.

Samlawi, menuturkan bahwa sampai saat ini ia belum mengetahui sms itu datangnya dari siapa, karna nomer SMS tidak dapat di hubungi setelah mengirim ancaman.

"Saya belum bisa memastikan apakah itu dari pemilik warem atau bukan, karna ancaman itu hanya berupa sms saja dan nomer yang sms tidak bisa dihubungi,"Tuturnya

Meskipun mendapatkan ancaman,Samlawi tetap akan membongkar seluruh warem yang telah terdata, menurutnya pembongkaran ini sudah merupakan kesepakatan dari pemilik warem.

"Pembongkaran ini bukan kemauan saya, melainkan atas keinginan pemilik warem sendiri, berdasarkan rapat di kantor kelurahan, dan saya pun mendapat dukungan dari masyarakat setempat,"Tegasnya

Sementara itu, pamin warga sekitar ditemui oleh seputar banten, mengungkapkan dukungan atas tindakan tegas dari kelurahan gerem, mengenai ancaman tersebut ia memberikan semangat agar kepala kelurahan gerem tidak mengurungkan niatnya untuk membubarkan kemaksiatan yang ada dilingkungan kelurahan gerem.

"Pak lurah jangan takut ancaman, baik berupa SMS maupun ancaman langsung, pemerintah harus tegas kepada bentuk kemaksiatan,"Ungkapnya.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: