seputarbanten.com-GROGOL, Selama satu bulan penuh dibulan suci ramadhan kecamatan gerogol melaksanakan pengajian pada jam istrahat pelayanan di musolah Al-Sholihin yang berada dilingkungan kecamatan grogol.

Pengajian yang berupa tausiyah diwajibkan kepada 40 pegawai yang ada dikecamatan gerogol,hal ini untuk menambah amal dibulan puasa ini.

Menurut camat grogol, Hudri Hasun jika ada pegawainya yang tidak mengikuti kegiatan tersebut tampa alasan pihaknya akan memotong uang Tunjangan Hari Raya (THR) kepada pegawainya.

"Saya paling gak suka kalau ada pegawai saya yang tidak mengikuti apel dan juga mengikuti pengajian pada bulan puasa ini, dan saya akan potong THRnya kepada mereka yang dengan sengaja tidak ikut,"Katanya

Kegiatan pengajian ini Kata Hudri, telah ia lakukan sejak ia menjabat sebagai camat dikecamatan grogol, dan tidak ada pegawai yang merasa dirugikan jika tidak mengikuti kegiatan dipotong THRnya

"Kalau jumlah potongan ditentukan dari jumlah mereka tidak mengikuti pengajian, saya telah menyiapkan absen setiap harinya, dan potongannya kami berikan kepada yang membutuhkan seperti yatim piyatu,"Katanya

Lebih lanjut Hudri menuturkan karna kegiatan ini dilakukan pada jam istrahat, pelayanan dikecamatan gerogol tidak terganggu.

"Untuk penjaga pelayanan kita telah tugaskan satpol pp untuk berjaga dan satu orang pelayan perempuan yang sedang tidak berpuasa,"Lanjutnya.

Sementara itu, Mansur kasi trantib kecamatan gerogol, tidak keberatan dengan sangsi yang akan diberikan.

"Jika ini program atasan kenapa kita harus menolak, sehingga pemberian sangsi ini perlu juga agar semua pegawai dapat mengikuti pengajian tersebut,"Jelasnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: