seputarbanten.com-CILEGON, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cilegon berhasil mengamankan  Boy atau Saroh (22) seorang penculikan anak dibawah umur terhadap IS (14) warga Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol 9 Juni lalu. 

Informasinya, penangkapan pelaku itu dilakukan oleh warga ketika pelaku bersembunyi disebuah rumah di Lingkungan Brown, Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Minggu (19/6) malam kemudian melaporkannya kepada polisi untuk dilakukan penangkapan.

Dari hasil investigasi polisi, motif yang dilakukan oleh pelaku lantaran hubungan sesama jenis atau lesbi.

Dihadapan polisi, Boy mengakui telah menjalin hubungan sesama jenis dengan beberapa orang lainnya selain IS. ‎Korban hubungan terlarang itu berasal dari berbagai daerah seperti Serang da Cilegon. Bahkan salah satu korbannya adalah keponakan Boy sendiri.

"Sebelum dengan IS, saya pernah berhubungan dengan Meli, keponakan saya, Indri dan IS," ujarnya

Boy berkilah, alasan dirinya membawa lari IS hanya sebatas karena rasa suka dirinya terhadap korban. Sebab, dia merasa takut kalau hubungan yang dia jalin itu diketahui oleh orang tua IS dan tidak merestuinya.

"Enggak ada maksud apa-apa, saya sama suka sama dia itu saja. Jadi bukan karena hal lain, cuma karena perasaan saya saja sama dia," ujarnya.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Cilegon Ipda Heni Pancawati mengatakan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Sedangkan untuk korban IS terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit lantaran kondisi kesehatannya terganngu.

"Korban kita larikan ke Rumah Sakit karena pingsan, kita juga minta untuk dirawat karena mengalami luka pada bagian kakinya," ujarnya.

Ipda Heni Pancawati menambahkan pemeriksaan itu dilakukan untuk mengetahui hasil visum dari pihak Rumah Sakit. Nantinya, hasil visum itu dipakai sebagai salah satu bukti berkas penyidikan. Bahkan, polisi juga akan mendatangkan saksi ahli dalam kasusu ini.

"Diduga pelaku sudah melakukan tindakan asusila terhadap korbannya dan visum ini harus dilakukan," ujarnya.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: