seputarbanten.com-CILEGON,pengedar dan perantara jual beli narkoba jenis sabu-sabu, MD (43), TH (26) diamankan Satnarkoba Polres Cilegon di Jalan Akses Tol Cilegon Timur, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber saat akan melakukan transaksi sabu dengan pelanggannya.

Penangkapan kedua tersangka itu terjadi pada tanggal 30 Mei 2016 lalu sekitar pukul 15.00 WIB. Saat diperiksa MD kedapatan membawa dua paket sabu yang disimpan disebelah kiri saku celanannya.

Dari tangkapan itu, anggota Satnarkoba Polres Cilegon melakukan pengembangan dan melakukan penggeledahan di rumah MD yang beralamat di kampung Gorda, Kelurahan Nambo Ilir, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Dari rumah tersangka ditemukan 7 paket sabu yang disimpan dalam botol plastik dan 1 paket sabu yang disimpan didalam saku pakaian.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, MD dan TH beserta barang bukti 10 paket sabu-sabu diamankankan ke Mapolres Cilegon untuk ditindaklanjuti.

Sedangkan, pembeli sabu-sabu yang sudah diketahui identitasnya tengah dalam pengejaran kepolisian.

Kasatnarkoba Polres Cilegon, AKP Gogo Galesung mengatakan penangkapan kedua pelaku merupakan hasil dari informasi masyarakat yang mengetahui akan adanya transaksi narkoba di wilayah hukum Kota Cilegon. Dari informasi itu, pihaknya lansung melakukan pengintaian.

"MD ini adalah pengedar, sedangkan untuk TH dia hanya perantara saja. TH ini diminta oleh temanya memesan dua paket sabu kepada MD. Saat ditangkap sabu itu ada dikantung celana MD," katanya(3/6)

Gogo menambahkan, dari kedua tersangka Satnarkoba Polres Cilegon berhasil mengamankan barang bukti dua paket sabu dari kantung celana, 7 paket sabu dari dalam botol, 1 paket sabu dipakaian dan 1 unit handphone yang digunakan pelaku untuk melakukan transaksi.

"Total keseluruhan barang bukti yang kita amankan sekitar 0.73 gram," tambahnya.

Lebih lanjut, Gogo menegaskan tersangka akan dikenakan dijerat pasal 132 Ayat 1 dan atau pasal 114 ayat 1, dan atau pasal 112 ayat 1 undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.

"Kasus ini akan kita kembangkan," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Cilegon, AKBP Romdhon Natakusuma mengatakan pihaknya telah berkomitmen untuk memberantas penyakit masyarakat seperti narkoba, minuman keras, judi dan yang lainnya di wilayah hukum Kota Cilegon. Agar masyarkat merasa aman dan nyaman.

"Kami telah berkomitmen memerangi pekat, narkoba, miras dan lainnya," katanya.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: