seputarbanten.com-SERANG, Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) kota serang, kepusingan dengan tingkah laku sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL), yang berjualan di pinggir jalan cilame kelurahan cimuncang.

Kepusingan satpol pp ini lantaran PKL yang sering kali ditertiban dan telah diberikan tempat berdagang yang nyaman dilokasi lantai atas pasar rau serang dan distadion maulana yusuf sebelah timur, PKL lebih memilih kembali berdagang dilokasi lamanya.

Menurut kasat pol pp kota serang Maman Lutfi, pihaknya telah memindahkan sebanyak 100 pkl ke pasar rau dan stadion maulana yusuf, dengan tujuan agar mereka usaha mereka tidak mengganggu ketertiban umum, manun lagi-lagi pedagang tersebut kembali ke lokasi semula.

"Kami sudah lakukan sosialisasi, namun entah kenapa mereka ini selalu kembali ketempat yang dilarang untuk berjualan,"Tuturnya

Maman, berencana akan kembali melakukan penertiban kembali, kepada pedagang kaki lima yang kembali berdagang dilokasi tersebut.

"Kita akan tertibkan kembali, jika mereka membandel kita akan lakukan pemaksaan untuk berdagang ditempat yang telah kita tentukan,"Jelasnya.

Namun disisi lain pengakuan seorang pedagang kaki lima, Devi amat mengejutkan, ia memiliki ijin untuk berjualan dari satpol pp kota serang.

"Kita punya ijin dari satpol pp berjualan di jalan cilame ini, berarti kami diijinkan berjualan ditempat ini, kita bukan gak mau pindah ke rau, namun ditempat tersebut kami tidak punya langganan dan tempatnyapun sulit dijangkau pembeli,"Pengakuannya.(Andreas)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: