seputarbanten.com-PULOMERAK, Tempat hiburan malam yang berada dilingkungan kecamatan pulomerak, seperti merpati kelurah mekarsari dan grand hotel merak kelurahan taman tamansari, malam ini (4/6) didatangi ribuan warga dari lingkungan babakanturi kelurahan tamansari.

Warga memulai aksinya dengan long march dan membawa obor dari lingkungan babakan turi, melalui jalur pasar baru merak, jalan puskesmas, merpati hotel dan hotel grand merak,

Dalam aksinya tersebut, warga ber-orasi menyuarakan tempat hiburan malam yang berada dilingkungan kecamatan pulomerak agar tutup selama bulan puasa.

Menurut, ketuar Rw 02 lingkungan babakanturi, A.Wira kegiatan yang dilakukan oleh kurang lebih 2000 warga lingkungan pulomerak dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan,

"Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin warga, dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, melakukan pawai obor, diperkirakan warga yang mengikuti kegiatan ini 2000 orang dari Rw 02 meliputi 7 Rt dan Rw 03 meliputi 5 rt dan warga Rw lainnya, baik yang berjalan kaki maupun yang menggunakan kendaraan,"Tuturnya

Wira menambahkan, selain pawai obor warga juga mendatangi tempat hiburan malam dan meminta tempat tersebut agar tutup selama bulan suci ramadhan.

"Warga telah dihimbau untuk tidak melakukan tindakan anarkis dalam aksinya,"Tambahnya.

Dalam perjalanan kepada seputar banten, Ustad Unang yang merupakan kordinator kegiatan tersebut, mengaku kegiatan ini untuk membersihkan kemaksiatan terutama dilingkungan kecamatan pulomerak, selama bulan ramadhan.

"Dalam melaksanakan ibadah puasa nanti, diharapkan warga bisa tenang, jika kemaksiatan yang ada dapat dihentikan,"Pengakuannya.

Unang menegaskan kegiatan pawai obor yang disertai orasi berantas kemaksiatan ini, agar menjadi contoh warga dilingkungan lain dikota cilegon.

"Kecamatan pulomerak diharapkan selama puasa tidak ada kemaksiatan, dan kegiatan ini menjadi contoh warga dilingkungan lain dikota cilegon,"Tegasnya.

Sebelum kembali ke lingkungan warga sempat ber-orasi di grend merak hotel, agar hotel tersebut tidak melanjutkan kegiatannya, karna warga merak tidak mengijinkan hotel tersebut ber-oprasi.

Sementata itu, Tatang pengelola grad hotel merak,saat menemui warga, mengatakan bahwa hotel tersebut telah tutup sejak tanggal 29 mei 2016.

"Kita akan tutup sebulan penuh selama bulan ramadhon," Katanya.

Aksi tersebut dikawal 20 anggota kepolisian polsek pulomerak, meski warga melalui jalur protokoler, mamun arus kendaraan tidak mengalami gangguan atas pengaturan dari pihak kepolisian polsek pulomerak.(Dewan)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: