seputarbanten.com-SERANG, Tb Khairul Jaman Walikota serang, sore tadi (20/6), melakukan pemantauan pembagian Tunjangan Hari Raya (THR) yang sedang dibagikan pengelola mall of serang kepada pegawai mall tersebut.

Lokasi yang dipantau oleh Jaman di dalam mall of serang, yakni matahari, hypermart, dan 3 second ini bertujuan untuk mengawasi langsung adanya pengusaha yang membandel.

Menurut Jaman, Jika ada perusahan yang membandel terhadap pekerjanya ia akan langsung memberikan teguran kepada perusahan tersebut.

"Saya akan langsung berikan teguran, kepada pengusaha yang memberikan THR kepada pekerjanya dengan semena-mena,"Tuturnya.

Jaman mengaku, dengan aksinya memantau langsung pembagian THR disejumlah mall di serang, agar semua pegawai mall mendapatkan kesejahteraan yang sesuai. Hal ini dikarnakan menteri tenaga kerja mewajibkan THR bagi semua pekerja

"Pemkot serang akan menjamin kesejahteraan para karyawan atau buruh agar bisa mendapatkan tunjangan yang sesuai,"Pengakuannya.

Jaman menegaskan, jika ada perusahan yang masih memandel, Ia tidak akan segan-segan untuk memberikan sangsi tegas, dan bila perlu akan mencabut ijin usaha perusahan tersebut.

"Saya tidak akan segan-segan memberikan sangsi kepada perusahaan membandel, dan bila perlu kita cabut ijin usahanya,"Tegasnya.

Dari pantauan diketiga mol tersebut, Jaman mengatakan pembagian THR berjalan lancar dan aman, tidak ada perusahan yang menyalahi aturan.

“Mereka semua (Para Pengusaha Mall Of Serang) telah membayarkan THR kepada karyawanya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Sementara itu, Mananger Matahari, Iwan mengungkapkan bahwa karyawan di Matahari terdapat 540, dan telah dibagikan THR pada tanggal 13 Juni 2016 dengan rata

“Mau pekerja lama ataupun pekerja baru. THR besarnya sama, dan tidak dibeda-bedakan,” Ungkapnya

Sisi lainya, Kabid Hubungan Industrial, Disnaker Kota Serang,Ratu Ani mengatakan, masih terdapat 40 perusahaan lagi yang belum mengembalikan tanda bukti pembayaran THR kepada karyawanya.

“Jadi dari 100 perusahaan di Kota Serang, hanya 60 perusahaan saja yang mengembalikan tanda bukti pembayaran THR kepada karyawanya. 40 perusahaan lagi masih kita tunggu, dan sampai Akhir bulan juni ini belum mengembalikan akan kita berikan sangsi sosial,” pungkasnya.(Andreas)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: