seputarbanten.com-GEREM, Asisten daerah (Asda) 1, Camat Grogol, Lurah se-Kecamatan Grogol, Kasatpol pp, Satpol pp, Koramil, dan polsek polomerak, pagi ini (13/7) melakukan sidak warung remang-remang (warem) dan bangunan liar (Bangli), yang ada didua lingkungan di kelurahan gerem.

Sidak yang di mulai dari lingkungan keramat raya hingga lingkungan cikuasa pantai, rombongan menyelusuri rel kereta tempat dimana bangunan itu berdiri dengan berjalan kaki.

Dari hasil penyelusuran, banyak bangunan yang kemarin (31/5),telah dibongkar kini terlihat telah dibengun kembali.

Memurut kepala kelurahan gerem, H.Samlawi sidak ini dilakukan untuk memastikan bangun yang akan di bongkar pada tahap ketiga, setelah tahap kedua kemarin (3/6) masih ada dua bangunan yang belum terbongkar dan bangunan yang akan dibongkar diatas pipa gas.

"Kita akan pastikan bangunan yang akan dibongkar pada tahap ke 3 nanti, karna selain warem kita juga akan membongkar 10 bangunan yang berada di pipa gas,"Tuturnya

Dari hasil penyelusura banyak bangunan yang telah berdiri kembali setelah dibongkar, Samlawi menegaskan pihaknya akan tetap membongkar kembali walau alasannya akan alih pungsi.

"Kita akan lakukan pembongkaran secepatnya, setelah hari ini saya inginkam satu atau dua hari dilakukan pembongkaran tahap ke tiga,"Tegasnya.

Ditempat yang sama, camat kecamatan grogol, H.Hudri Hasun mengatakan sidak kali ini merupakan evaluasi dari pembongkaran kemarin, yang sempet terkendala karna tidak dapat masuknya alat berat kelokasi warem karna medan yang sempit dan melewati rel kereta api.

"Kemarin itu kita terkendala alat berat yang tidak masuk kedalam medam yang sempit dan terhalang rel kereta api,sehingga hari ini kita akan carikan jalan sebagai solusi agar dapat meratakan bangunan tersebut dan tidak dibangun kembali,"Katanya

Menanggapi khawatir adanya ancaman dari oknum pemilik bangunan,Hudri tidak takut dengan hal tersebut, karna pembongkaran ini telah sesuai persedur.

"Masyarakat grogol ngedukung adanya pembongkaran ini, sehingga saya tidak takut dengan adanya ancaman dari pihak manapun,"Ujarnya

Sementara itu, Asda satu kota cilegon, Taufiqurrohman mengaku hasil sidak ini merupakan tahapan untuk pembongkaran tahap selanjutnya,karna masyarakat menunggu kapan akan dilakukan pembongkaran karna masih ada sisa bangunan yang belum dibongkar kemarin.

"Setelah ini kita akan lakukan evaluasi untuk jadwal pembongkaran selanjutnya, kita akan lakukan pembongkaran secepatnya, melihat banyak banagunan yang baru satu bulan pembongkaran sudah berdiri kembali,"Pengakuannya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: