seputarbanten.com-MERAK, Warga lingkungan jeruk kelurahan mekarsari kecamatan pulomerak, RE pagi tadi (10/7) ditemukan oleh ponakannya sudah tidak bernyawa.

Menurut Salwi, keponakan korban yang baru dateng dari kampung halamannya kemarin, mengaku ia mengaku korban setelah pulang kerja kemarin masih dalam keadaan sehat dan sempat menonton TV hingga pukul 22:00 Wib, tetapi setelah itu ia tidur,dan tidak tahu apa yang dikerjakan korban selanjutnya hingga di temukan sudah meninggal.

"Pagi itu saya bangun dan langsung mandi, namun tidak curiga dengan keadaan bapak (Korban), namun setelah ia perhatikan keadaan bapak yang tidak bergerak dan ditemukan bercik darah saya langsung membangunkan kaka saya,"Tuturnya.

Merasa takut dengan keadaan pamannya, Salwi meminta bantuan tetangganya dan setelah di ketahui oleh tetangganya langsung dilaporkan ke ketua Rt serta kepolisian.

"Kaka saya bilang agar minta bantuan bu haji (Tetangga korban), setelah itu kita laporkan ketua Rt setempat dan pihak kepolisian polsek pulomerak,"Jelasnya

Sementara ketua Rt 03 lingkungan Jeruk, Endin mengaku tidak mengetahui pasti apa penyebab kejadian tersebut, ia hanya mendapatkan keterangan dari keponakan korban, sementara istri korban sedang dikampungnya.

"Keterangan yang saya terima hanya berdasarkan informasi dari keponakan korban, dan saat ini saya sedang menunggu istri korban yang sedang di kampung,"Pengakuannya

Pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan bersama team dokter dari puskesmas pulomerak.

Dan hasil pemeriksaan dari kordinator dokter puskesmas pulomerak, Dr Gunawan , menerangkan hasil pisum luar yang dilakukannya tidak ditemukan bekas pukulan atau terkena benda apapun, yang menyebabkan bercik darah tersebut.

"Dari pisum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dari benta tumpul mau pun benda tajam, darah yang keluar sedikit itu diduga keluar dari liang telinga sebelah kanan,kemungkinan itu disebabkan pecahnya pembuluh darah,"Terangnya

Meski sudah dilakukan pisum luar, Dr Gunawan telah meminta pihak keluarga untuk melakuka pisum dalam di rumah sakit umum kota cilegon.

"Kita akan bawa korban ke rumah sakit umum daerah kota cilegon, untuk dilakukan pisum dalam,"Tegasnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: