seputarbanten.com-MERAK, Kapolsek Pulomerak Kompol Komarul Wahyudi, pagi tadi (24/7) meninjau lokasi rencana pembongkaran pemerintah cilegon di lingkungan cikiasa pantai, tinjauan tersebut dalam raka untuk mengumpulkan data dari warga.

Kehadiran kapolsek yang didampingi kanit intel polsek pulomerak, IPTU Deden Komarudin, disambut dengan warga dengan menyampaikan beberapa keluhan terkait rencana pembongkaran tersebut.

Menurut Abeng warga lingkungan cikuasa tetap menolak pembongkaran yang akan dilakukan pemetintah, lantaran prosesnya yang terlalu mendesak dan beberapa warga memiliki surat ijin dari PJKA

"Saya memiliki ijin mendirikan bangunan dari PJKA yang waktu itu dikenakan biaya sebesar 3juta rupiah, biaya itu untuk peroses ijin dan berbeda harganya tergantung luas,"Jelas abeng kepada kapolsek.

Selain abeng, warga lain Ucok mengatakan bahwa ada 6 bangunan warga yang tidak diberikan surat dalam pembongkaran.

"Alasannya paskum akan tetapi mereka sama seperti kami mereka pun tinggal ditempat itu, dan ada warga yang saudara dari lurah gerem, jika ini dibiarkan warga akan marah jika tidak dibongkar,"Tuturnya

Sementara itu, Kompol Komarul Wahyudi kapolsek pulomerak kepada seputar banten kedatangannya kelokasi dalam rangka mengumpulkan data (full backet) dari warga.

"Kedatangan saya ini untuk mengumpulkan data (Full Backet) mengenai warga yang menolak dan menerima pembongkaran, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadi, keluhan warga ini langsung saya kirim ke pimpinan (Kapolres),"Jelasnya.

Lebih lanjut, Kompol Komarul Wahyudi mengungkapkan bahwa pihak kepolisian dalam pembongkaran besok sipatnya hanya pengamanan dan penengah dalam mengantisipasi kemungkinan tindakan yang akan terjadi.

"Kita akan evalusai hasil dari pertemuan ini,dan untuk personil yang akan diterjunkan dalam pengamanan besok akan ditentukan berdasarkan evaluasi nanti,"Jelasnya.

Data yang dihimpun seputar banten bahwa besok (25/7), pukul 8:25 akan ada apel pembongkaran yang dipimpin oleh walikota cilegon dilapangan parkir PT.Statomer yang hadiri DPRD, Kapolres, Dandim dan tokoh masyarakat, diperkirakan acara tersebut dihadiri 2000 orang lebih, sementara bangunan yang akan dibongkar sebanyak 400 rumah dengan menggunakan 5 alat berat.(Teguh)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: