seputarbanten.com-PULOMERAK, Setelah melakukan pembongkaran sejumlah bangli dan warung remang-remang yang diduga dijadikan tempat maksiat pada Senin 25 Juli 2016, Camat Pulomerak Johadi M Sukur mengundang 35 pemilik bangunan yang berada di lingkungan sukajadi atas kelurahan mekarsari, untuk dilakukan sosialisasi terkait pembongkaran dilokasi tersebut.

Menurut Johadi M Sukur, pemanggilan 35 pemilik bangunan liar dan warem yang menempati tanah negara tersebut, dalam rangka sosialisasi rencana pembongkaran setelah kemarin akan melakukan pembongkaran ditiga titik akan tetapi tertunda.

"Kemarin (25/7 kita berencana melakukan pembongkaran terhadap bangli dan warem di tiga titik, yaitu bangunan ditikungan samping merak beach hotel, Playover merak ASDP, dan di sukajadi atas tol,tetapi walikota cilegon, meminta untuk dilakukan sosialisasi terlebih dahulu maka kami lakukan penundaan, dan hari ini kita undang pemilik bangunan tersebut," Ujarnya

Lanjut, Johadi pemanggilan kepada 35 pemilik bangunan tersebut merupakan tahap pertama,karna pada jum'at (29/7) mendatang pihaknya akan memanggil kembali pemilik bangunan lainnya.

"Yang belum kita panggil hari ini, yang berada dilingkungan kelurahan mekarsari, tepatnya ditol atas dari merak beach hotel hingga playover exit tol merak," lanjutnya

Kata Johadi pihaknya, meminta kepada pemilik bangunan teraebut agar membongkar sendiri bangunannya, ia hanya memberikan waktu satu minggu terhitung sejak jum'at.

"Kita telah memberikan sosialisasi sejak lama, tetapi kita juga memberikan waktu kepada pemilik bangunan agar membongkar sendiri agar asetnya dapat diambil oleh mereka, tetapi jika batas waktu tersebut tetap saja tidak melakukan pembongkaran,saya akan laporkan ke kasatpol pp untuk menindaklanjuti pembongkaran," jelasnya

Johadi menegaskan pihaknya akan melakukan pembongkaran semua bangunan yang dijadikan tempat maksiat ada bangunan liar yang menempati tanah negara, tetapi tahap pembongkarannya dilakukan secara bertahap.

"Tadi juga ada yang menanyakan tentang bangunan lain, saja jawab kita akan bongkar semua, akan tetapi tahapnya bertahap, yang terpenting kita terkonsentrasi pada pembingkaran kali ini," tegasnya

Ditemui seputar banten, Hawami ketua Rw 06 lingkungan sukajadi seusai rapat, mengaku akan mendukung pembongkaran yang dilakukan oleh pemerintah terkait bangunan liar yang dijadikan tempat maksiat.

"Saya mendukung rencana pak camat, untuk membongkar semua warem dan bangli dilingkunga kami, karna keberadaanya telah meresahkan masyarakat," tutupnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: