seputarbanten.com-MERAK, Warga cikuasa pantai Rt 01 dan Kerawat raya Rt 02 Rw 02 kelurahan gerem kecamatan gerogol, berencana mengadukan nasib mereka kepada gubernur banten, hal ini dikarnakan dalam sosialisasi pembongkaran pada hari kamis 28 Juli 2016 lalu, di aula kecamatan grogol, pemerintah kota cilegon tetap akan membongkar pemukiman warga dilingkungan tersebut yang menempati tanah milik perusahaan kereta api, pada 8 agustus mendatang.

Untuk mengadu kepada gubernur banten, hari ini (30/7), warga didua lingkungan tersebut melakukan rapat yang bertempat dimosholah lingkungan cikuasa pantai, dari hasil rapat tersebut warga menyepakati untuk mengadukan nasib mereka ke gubernur banten pada senin mendatang (1/8).

Kepada seputar banten, Eman warga yang mewakili lingkungan keramat raya mengatakan,warga dilingkungannya paska sosialisasi pembongkaran saat ini sangat memperhatinkan, lantaran bingung tidak punya tempat tinggal jika bangunan rumahnya dibongkar.

"Oleh karna itu, kita akan terus berupaya melakukan permohonan kepada pemerintah, terutama senin besol ini kita akan mengadukan nasib kepada gubernur banten," katanya seusai rapat

Eman menambahkan, perwakilan dari dua lingkungan, yang akan mendatangi kantor gubernur banten, diperkirakan 300 orang,

"Rencananya yang akan ikut aksi tersebut diperkirakan 300 orang,yang mewakili 2 lingkungan disini," tambahnya

Sementara itu, Agus warga cikuasa pantai yang juga merupakan kordinator warga, menuturkan rencana aksi tersebut diawali dengan mendatangi polda banten untuk meminta perlindungan, dan setelahnya baru kekantor gubernur.

"Terlebih dahulu kita mendatangi polda banten untuk meminta perlimdungan, setelah itu baru menuju kantor gunernur untuk langsung mengadukan masalah warga kepada gunernur," tuturnya

Mengenai perijinan kegiatan yang akan dilakukan warga ini, Agus akan mengurisnya pada hari ini juga, karna pada pukuk 15:00 wib, pengurus yang telah dibentuk oleh warga akan melakukan rapat internal terkait hal-hal yang dibutuhkan pada senin nanti.

"Kita emang mendadak sekali, karna kami juga dikejar dengan waktu yang tinggal satu minggu lagi (8/8)," ujarnya

Saat ditanya yang akan disampaikan nanti kepada gubernur banten, Agus menjawab akan menyampaikan keinginan warga untuk diberikan kesempatan tinggal ditanah milik PJKA jikapun harus digusur ia meminta pemerintah memikirkan relokasi rumah warga.

"Toh kami juga warga negara indonesia, yang menetap dikota cilegon, setidaknya pemerintah punya hati biat kami," tutupnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: