seputarbanten.com-CILEGON, seusai melakuka pertemuan dengan walikota cilegon, perwakilan guru madrasah yang diundang dalam rapat tersebut, tetap meminta kepastian pembayaran honor daerah (Honda), yang belum dibayarkan selama kurang lebih 7 bulan.(14/7)

Seperti yang diungkap, Wakil Ketua Forum komunikasi guru madrasah diniyah (Fokmada),Sariman seusai bertemu walikota siang tadi (14:00 Wib), Dalam pertemuan tertutup diruang rapat walikota cilegon, walikota cilegon berjanji akan membayarkan honda guru madrasah pada bulan depan, namun ia belum merasa senang sebelum janji tersebut terrealisasikan.

"Saya belum merasa senang, dengan apa yang diungkapkan walikota dalam rapat,karna kami bukan butuh janji melainkan realisasi,"Tuturnya dengan nada kesal.

Masih kata Sariman, jika janji pemerintah pada bulan depan tidak dapat dipenuhi,maka ia dan guru madrasah lainnya akan melakukan pelaporan ke jaluh hukum.

"Jika janji ini tetap saja tidak dipenuhi,maka kami guru madrasah akan menempuh jalur hukum, karna kami merasa dilecehkan,"Jelasnya

Sariman juga menceritakan dalam pertemuan yang dilakuka pihaknya dengan walikota cilegon, kewenangan pembayaran honor guru madrasah telah diserahkan kepada kesra kota cilegon.

"Sekarang ini (hasil rapat), honda guru madrasah diserahkan kepada kesra dengan sistem hibah,"Cerita sariman.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: