seputarbanten.com-SERANG, Jumpa fans dan Syuting sinetron RCTI anak jalanan yang dibintangi Stefan wiliyam, dikecam oleh Majelis Ulama Indonesia provinsi banten karna menggunakan masjid At Tausar ciparay kecamatan cinangka kabupaten serang.

Setelah bertemu dengan pihak DKM masjid kawasan wisata pantai anyer yang dijadikan tempat jumpa fans tersebut, MUI dan tokoh masyarakat kecamatan cinangka mendapatkan fakta bahwa kegiatan Sinetron Anak Jalanan saat itu ternyata tidak memiliki ijin dari DKM masjid.

Dari hasil pertemuan MUI provinsi banten akan dijadikan bahan laporan kepada pihak yang berwajib sebagai pelanggaran hukum, yang telah dilakuka para kru sinetron anak jalanan

Menurut ketua MUI Provinsi Banten,Ahmad Romly, tindakan Artis sinetron anak jalan telah keterlaluan dan menghina agama islam, oleh karna itu atas bukti tidak berijinnya kegiatan tersebut, ia akan laporkan kegiatan tersebut kepada pihak yang berwajib

"Makanya kita akan melakukan tindakan dengan melaporkan ke pihak berwajib, supaya kesalahan yang melalukan dapat disadari,"Katanya

Lebih lanjut Ahmad, menghimbau kepada tokoh agama, masyarakat dan para pengurus masjid. Agar tidak menerima kegiatan dengan sembarangan, supaya tidak terjadi kembali kejadian tersebut.

"Jika tidak terulang hal semacam iti, saya meminta seluruh tokoh agama dan masyarakat banten, agar tidak sembarangan dalam menerima kegiatan terutama yang dilakukan didalam masjid,"Himbaunya.

Sementara itu, Tokoh Ulama Banten, KH Matin Syarkowi, menilai wajar tindakan protes dari masyarakat, karena hal tersebut dirasa telah bersinggungan dengan budaya religi masyarakat Banten,ia menegaskan bahwa masjid adalah tempat untuk beribadah bukan tempat hal kepetingan sendiri atau duniawi.

“inikan masjid harusnya digunakan dengan solat bukan untuk di gunakan dengan tidak baik itu yang ia (Stevan Wiliam-red) itu bukan untuk di injak Jangan menggunakan dengan serampangan, masjid tempat beribadah bukan untuk hal-hal yang bersifat duniawi,” ujarnya(Andreas)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: