seputarbanten.com-MERAK, Pantai kelapa tujuh yang berada di lingkungan komplek perumahan karyawan indonesia power kelurahan sularaya kecamatan pulomerak, di musim liburan ramai dijadikan sebagai tempat berlibur.

Seperti terpantau selama dua hari ini (9-10/7) pantai kelapa tujuh dipadati sekitar tujuh ribu pengunjung yang telah memasiki pantai tersebut.

Menurut Hayumi kordinator pengelola pantai kelapa tujuh, dalam dua hari ini wisatawan yang menikmati libur dipantai tersebut mencapai tujuh ribu lebih, akan tetapi kesediaan lahan parkir yang kurang membuat pengelola kewalahan.

"Karna keterbatasan lahan parkir, meski sudah diijinka oleh pihak indonesia power selaku pemikik lahan kelapa tujuh untuk menempatkan parkiran di dekat tebing, namun kendaraan masih parkir kendaraan masih semraut, karna jarak parkiran di dekat tebing jauh dari pantai,"Tuturnya.

Meski mengalami kesemrautan kendaraan yang parkir pihaknya terus berusaha untuk melakukan penertiban, dan saat ditanya persoalan keamanan dan keberaihan pantai, Hayumi menjelaskan telah menyiapkan petugas kebersihan untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan pantai, dan untuk keamanan sendiri pihaknya telah bekerjasama dengan pihak keamanan.

"Jika malam hari saat pantai sudah tutup, perugas kebersihan langsung membersihkan pantai terkadang sampai subuh untuk membersihkan pantai tersebut,"Jelasnya

Sementara untuk dapat masuk pantai kelapa tujuh wisatawan akan dikenakan tarip sebesar jika motor Rp.20.000 dan mobil Rp.50.000, Hayumi mengaku hasil dari biaya masuk tersebut di kelola untuk pembangunan masyarakat yang dikelola oleh lsm.

"Memang ini bukan lahan objek wisata tetapi lahan milik indonesia power (IP), akan tetapi kami warga telah diberikan ijin oleh IP untuk mengelola pantai ini sebagai objek wisata,"Pengakuannya

Sementara itu, Imat warga yang akan masuk kedalam pantai kelapa tujuh dengan menggunakan mobil, tidak keberatan dengan tarip masuk yang ditetapkan pengelola,namun ia bingung saat akan memarkirkan kendaraannya.

"Saya bingung parkir mas, karna didalam sebdiri kendaraan sydah sangat penuh,sehingga saya mesti memarkir jauh dari pantai,"Ujarnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: