seputarbanten.com-GEROGOL, Dalam rangka melakukan pembongkaran bangunan dilingkungan cikuasa pantai dan keramat raya kelurahan gerem, Camat gerogol mengundang warga dua lingkungan tersebut, untuk melakukan sosialisasi terkait pembongkaran.

Dalam kegiatan tersebut pemerintah cilegon yang diwakili asda 1, meminta warga untuk membongkar bangunannya sendiri sehari sebelum pembongkaran dilakukan (7 Agustus 2016), dalam kesempatan tersebut perwakilan dari dua lingkungan diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhannya.

Menurut Indra, warga yang mewakili lingkungan keramat Rt 02 Rw 02, meminta dihadirkan pegawai PJKA dan KS selaku pemilik tanah, dan juga meminta pemerintah kota cilegon memberikan alokasi bagi warga yang akan tergusur nanti.

"Kami tinggal ditanah milik PJKA dan KS , tidak selayaknya pemerintah membongkar, kalaupun mau membingkar warga harus diberikan alokasi,"Tuturnya

Serupa dengan Indra, Warga yang mewakili lingkungam cikuasa pantai Rt 01 Rw 02, Iman Sukma, selain meminta agar tidak dilakukan pembongkaran ia juga meminta adanya solusi agar warga mendapatkan kompensasi atau tempat tinggal yang baru.

"Kami bukan menolak pembongkaran, akan tetapi pemerintah harus memikirkan kami yang warga kecil mau tinggal dimana,"Jelasnya

Sementara itu seusai acara, Asisten Daerah (Asda) 1 kota cilegon, Taufiqurrohman bersikekeh akan melakukan pembongkaran, akan tetapi usulan dari warga, tetap menjadi masukan kepada walikota.

"Saya yakin walikota cilegon, punya solusi terkait usulan warga, dan secepatnya warga akan menerima jawaban,"Ujarnya seusai sosialisasi

Camat grogol, H. Hudri Asun, mengatakan sebanyak 400 bangunan akan dibongkar pada 8 agustus 2016 jika warga tidak membongkar bangunannya, tetapi ia juga akan menyampaikan usulan warga terkait relokasi atau kompesasi.

"Kami nantinya hanya menyampaikan keingiman warga kepada walikota cilegon, dan semoga keinginan warga ini dapat dipenugi,"Tutupnya.(Teguh)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: