seputarbantem.com-CILEGON, PT. Cabot yang berada di kawasan industri KIEC tepatnya dijalan amerika 1, telah melakukan PHK kepada 8 pekerjanya,dan salah satu diantaranya adalah sekertaris unit Serikat Pekerja Kimia Enerji Dan Pertambangan (SP-KEP) PT.KAbot.

Sehingga hari ini (28/7), ratusan pengurus SP-KEP dari berbagai unit perusahan melakukan aksi unjuk rasa didepan gedung perusahaan tersebut dan kantor walikota cilegon.

Dari pantauan seputar banten, aksi yang dimulai dengan long march dari PT.Candra Asri di jalan raya anyer, pengunjuk rasa sempat melakukan orasi didepan PT.Cabot dan langsung menuju gedung walikota cilegon, namun sesampainya di gedung walikota, walikota cilegom sedang tidak berada ditempat.

Menurut, Rudiawan Anwar Apokasi DPC Sp-kep kota cilegon mengaku, unjuk rasa ini dikarnakan PHK yang dilakukan manegemet PT. Kabot dengan alasan evesiensi ini telah melanggar Undang-Undang (UU) tenaga kerja karna salah satu pengurus serikat di PHK.

"Kami tidak ingin adanya PHK terhadap pengurus serikat dengan alasan apapun, karna hal ini telah melanggar UU tenaga kerja,"Pengakuannya

Lebih lanjut Rudi menerangkan tujuan dari aksi ini, agar kedelapan pegawai yang telah di PHK dapat di pekerjakam kembali oleh perudahaan.

"Agar kedepannya tidak ada intimidasi kepada pengurus serikat,dan agar perusahan sadar bahwa pengurus serikat merupakan mitra perusahaan,"Jelasnya

Jika permintaan ini tetap saja tidak mendapatkan hasil, Rudi mengungkapkan pihaknya akan menekan pihak pemerintah agar menghentikan PHK tersebut.

"Kita akan tekan pemerintah, yang tidak setuju adanya PHK, apalagi ini telah melanggar UU tenaga kerja,"Tegasnya.

Sementara itu, Manegemet PT.Cabot saat seputar banten, ingin menemui, pihak keamanan tidak mengijinkan, akan tetapi ia hanya meminta nomer telepon dengan alasan akan menghubungi kami.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: