seputarbanten.com-SERANG, SMKN 2 Kota Serang mengelar deklarasi sekolah anti tauran, yang diadakan digedung sekolah tersebut, pagi tadi (20/7), dalam kegiatan tersebut hadir gubernur banten Rano Karno.

Dalam sambutannya Rano karno, menyambut positif deklarasi sekolah anti tauran, dimana saat ini kenakalan siswa sekolah kian marak, sehingga dekralasi ini dapat menjaga siswa dari perbuatan tauran yang merugikan banyak orang.

"Saya merasa bangga, dengan gerakan Deklarasi anti tawuran SMKN 2 kota serang, kemungkinan dengan adanya gerakan deklarasi anti tawuran, saya harap sekolah yang lain bisa mengikuti contoh baik untuk murid2 nya." Ungkapnya

Di tempat yang sama, Lilik Hidayattulloh kepala sekolah SMKN 2 kota serang mengungkapkan, bahwa dengan adanya deklarasi ini akan menambah nilai fositif pada siswa dan mengurangi kenakalan pelajar

"Saya membuat deklarasi seperti ini agar sekolah kita tidak ada lagi yang namanya tawuran"Katanya

Bukan hanya itu saja, Lilik juga menjelaskan bahwa dalam masa orientasi siswa (MOS) tidak ada yang namanya perpeloncoan, untuk mendidik siswa sejak pertama masuk dari kearoganan atau tidakan yang menjadikan murid sekolah menjadi sensitif karna perpeloncoan.

"Kita sama sekali tidak ada yang namanya perpeloncoan, dan menghindari hal tersebut selama mos,"Tambahnua

Sementara terkait rambut siswa baru yang panjang dan dicukur oleh pigak sekolah Lilik mengaku dilakukan untuk kedisiplinan siswa, karna dengan rambut yang panjang siswa juga terlihat kurang pas dan pantas

"Bukan murid saja yang disuruh mencukur rambut, tapi guru-guru juga wajib untuk mencukur rambut, karna memang peraturan pribadi untuk sekolah kita"Tegasnya (Andreas)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: