seputarbanten.com-CILEGON, Gabungan petugas dari pemerintah kecamatan cibeber, kelurahan kedaleman, koramil cilegon dan polsek cibeber melakukan operasi yustisi dan belum menemukan pendatang baru.

Namun, dari hasil operasi yustisi tersebut,  petugas tersebut banyak menyita puluhan ktp para penghuni kontrakan yang belum memiliki surat domisili atau ktp kota cilegon. Sehingga, bentuk penyitaan ktp tersebut untuk menertibkan penghuni supaya segera mengurus administrasi kependudukannya di cilegon.

Kasi trantib kecamatan cibebe ipan jaenudi mengatakan, wilayah kelurahan kedaleman memang banyak disinggahi pendatang baru, dan banyak sekali rumah kontrakan yang berdiri. Sehingga bentuk kewaspadaan akan lebih diperketat.

"Rumah kontrakan memang sudah tugas kami untuk selalu memantaunya. Karena kami khawatir akan terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, seperti miras, narkoba, hubungak seksual, dan lainnya. Namun saat operasi yustisi itu, kami tidak menemukan sesuatu yang mencurigakan. Tapi masih ada saja pasangan yang belum memiliki surat nikah dan ada pula yang nikah sirih. Saya aka serahkan ke kantor kelurahan saja masalah itu," ucapnya.

Rencananya, ipan akan coba melakukan operasi yustisi lanjutan di kelurahan lainnya dengan kondisi malam hari. Sebab, banyak penghuni kontrakan yang dapat ditemukan di rumahnya pada waktu malam hari.

"Kalau siang mungkin mereka pada santau jadi tidak ditemukan sesuatu. Tapi, kalau malam itu sesuatu yanh dikhawatirkan bisa saja ditemukan, karena rawan sekali ya di kontrakan. Selanjutnya saya akan lakuka  di cibeber dan kalitimbang yang potensial kontrakannya tinggi juga. Namun, untuk bulakan dan karangasem masih minim. Sedangkan cikerai sama sekali tidak ada rumah kontrakan,"terangnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: