seputarbanten.com-SERANG, Untuk menggantisipasi kekurangan Bahan Bakar Minyak (BBM) di musim lebaran idul fitri 2016,terutama pada saat lonjakan arus balik dan wisata,sejumlah SPBU di serang tidak melayani pembeli dengan menggunakan drigen.

Biasanya pembeli yang menggunakan drigen adalah penjual prenium dan pertamax eceran, seperti halnya SPBU ciceri kota serang yang tidak menyediakan bensin untuk pembeli yang menggunakan drigen, hal ini dikarnakan stok yang disediakan didalam SPBU hanya untuk pengendara pada arus mudik dan wisata yang akan berlibur.

Menurut, Udin manager SPBU cicire, tidak dilayaninya pembelian dengan menggunakan drigen, atau para pedagang bensin ecer ini dilakukan hanya sementara selama arus mudik dan arus wisata.

"Hal ini kita lakukan selama 10 hari, yaitu 3 hari sebelum lebaran dan 7 hari sesudahnya,"Tuturnya.

Udin meminta para pedagang bensir ecer, untuk mengerti jika pihaknya tidak dapat melayani untuk saat ini,karna saat ini hampir semua spbu dikota serang memaksimalkan pelayanna untuk pengendara yang langsung datang ke SPBU.

"Mohon dimengerti untuk saat ini kita akan optimalkan pada pelayanan arus mudik dan wisata,"Jelasnya

Sementara itu, ditemui terpisah Fadil pedagang ecer yang akam membeli bensin di SPBU ciceri, kecewa dengan aturan yang dilakukan pihak spbu.

"Saya kecewa dengan sistem inj karna saya gak bisa jualan, apalagi musim lebaran gini rame,"Ujarnya

Fadli berharap meski arus balik meningkat, pelayanan buat pedagang ecer, tetap dilakukan, karna itu merupakan penghasilan buatnya

"Kami kan punya surat ijin untuk membeli BBM dengan menggunakan drigen dan untuk di jual kembali,oleh karba itu saya berharap SPBU dapat melayani kami meski keadaan kendaraan sedang menumpuk,"Harapnya.(Teguh)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: