seputarbanten.com-MERAK, Warga lingkungan kelurahan gerem memiliki tradisi dagang daging kerbau yang dilakukan setiap satu hari menjelang puada atau satu hari menjelang lebaran baik lebaran idul fitri ataupun lebaran idul hadha.

Informasi yang didapat seputar banten, tradisi seperti ini dilakukan sejak jaman dahulu kala dan entah tradisi itu saipa yang memulai, tetapi sampai saat ini masih tetap dijalani.

Menurut, Umar pedagang daging kerbau yang ada dilingkungan keramat raya, sebelumnya tempat berdagang daging kerbau ini hanya ada dilingkungan gerem raya, akan tetapi karna keterbatasan lahan di lingjungan tersebut maka dalam beberapa tahun belakangan ini pedagang daging terbagi menjadi dua tempat.

"Ini merupakan tradisi dari jaman dahulunya, warga gerem yang memiliki kerbau dan pada hari munggahan atau satu hari menjelang hari raya atau puasa biasanya untuk menjual daging kerbau, kita membuka dagangan di lingkungan ini,"Tuturnya

Imat, pedagang daging dilingkungan gerem raya mengaku memilih tempat tersebut karna dekat dengan lingkungannya.

"Karna kegiatan seperti ini telah terjadi dari tahun ke tahun sehingga, sudah banyak orang yang tahu, jadi untuk pembeli bukan hanya orang gerem saja,"Ungkapnya

Srmentara itu, Imas pembeli daging dari daerah tegal wangi memilih membeli daging di tempat tersebut, karna terjamin kwalitas kesegarannya, hal ini dikarnakan hewan kerbau yang akan di jual baru saja dipotong.

"Karna pedagangnya orang sendiri, sehingga kita tau kwalitas dagingnya, harganya pun tidak jauh berbeda dengan dipasar, sehingga setiap tahun saya membeli daging disini pak,"Terangnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: