seputarbanten.com-CILEGON,Dalam pemberitaan sebelumnya (4/7) guru madrasah di kota cilegon yang tergabung dalam Forum komunikasi guru madrasah diniyah (Fokmada) kota cilegon, mengeluh karna belum dibayarkan honornya selama 6 bulan oleh pemerintah kota cilegon.

Namun saat ditemui walikota cilegon, Iman Aryadi seusai melakukan Open House pagi tadi (6/7),di rumah dinas walikota cilegon, mengatakan bahwa pemerintah telah membayar honor guru madrasah tiga hari sebelum lebaran.

"Kita telah bayarkan honor guru madrasah tiga hari sebelum lebaran,"Katanya

Lebih lanjut, Iman menambahkan pemberian honor guru ini biasa dilakukan setiap 3 bulan sekali, adapun keterlambatan pembayaran karna menunggu PAD kota cilegon

"Untuk membayar honor harus menunggu PAD kota cilegon,baru dibayarkan,"Jelasnya

Akan tetapi pernyataan walikota cilegon bohong belaka, hal itu disampaikan oleh Wakil ketua Fokmaja Banten Sariman, menurut sariman guru madrasah sampai saat ini belum menerima honor sedikitpun.

"Kami belum menerima honor dari pemerintah cilegon sampai saat ini, jadi pernataan walikota yang mengatakan telah membayar tiga hari sebelum lebaran itu bohong,"Tegasnya

Menurut sariman, secara logika tiga hari sebelum lebaran tidak mungkin dapat dilakukan pembayaran, hal ini dikarnakan tidak ada bank yang buka tiga hari kebelakang karna sudah masuk cuti bersama.

"Informasi yang saya terima,honor yang sudah dibayarkan itu adalah honor guru Sd,sedangkan kami guru madrasah belem sama sekali menerima,"Tuturnya

Sariman akan terus mengusut kasus belum dibayarkannya, honor guru madrasah, hingga honor itu dapat segera di bayarkan.

"Saya mendapatkan info dari sabit kesra bahwa honor guru madrasah,akan diberikan 3 bulan setelah lebaran, bukan 3 hari sebelum lebaran,"Ujarnya.(Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: