seputarbanten.com-CILEGON, Masa Pengnalan Lingkungan sekolah (PLS) yang di mulai sejak hari ini (18/7) sampai 3 hari kedepan, dilakukan serentak dikota cilegon, dan diwajibkan mengikuti aturan yang telah diatur dalam permendikbud Nomor 18 Tahun 2016, Salah satu sekolan Madrasah Aliah Negri (MAN) 2 Cilegon dituding salah satu wali murid telah melanggar aturan tersebut.

Orang tua murid yang tidak mau disebutkan namanya mengaku dalam aturan PLS sekolah tidak memberatkan siswa mau pun orang tua dalam hal barang bawaan persarat PLS, namun MAN 2 Cilegon telah telah melanggar ketentuan tersebut.

"Kami orang tua keberatan dengan barang yang disaratkan dalam PLS,karna dalam permendikbud hal itu dilarang,"Katanya.

Saat seputar banten mendatangi MAN 2 Cilegon yang sedang melakukan PLS, wakil kepala sekolah (Wakasek) bidang humas, Samsul Hidayat mengatakan tudingan tersebut tidak benar sekolahnya dalam melaksanakan PLS telah mengikuti aturan permendikbud.

"Itu orang tua yang tidak bertanggung jawab, semestinya jika ada persoalan yang memberatkan datang kesekolah untuk dibicarakan,"Jelasnya

Samsul mengaku tidak ada satupun barang yang memberatkan bahkan untuk balon PLS sekolah lah yang menyediakan, dan seragampun hanya hitam putih, hal tersebut telah disesuaikan dengan peraturan.

"Kalau gak percaya tanyakan saja langsung pada siswa, jika ada barang yang memberatkan siswa,"Pengakuannya sambil mengantar seputar banten menemui salah satu siswa.

Salah satu siswa senior, yang merupakan ketua panitia Didi mengaku siswa baru selama pelaksanaan mos disarankan untuk membawa, minyak sayur 500mili, beras 2 gelas, teh kotak, alat kebersihan untuk kelompok, dan ikan mas hidup untuk kolam ikan sekolah.

"Untuk makan siswa sendiri disediakan disekolah karna siswa dalam sumbangan membeli balon 10rb kemarin, harga balon hanya lima ribu sehingga sisanya untuk membeli makan siswa,"Ujarnya

Didi menerangkan,minyak sayur beras dan teh kotak yang dikumpulkan dari siswa baru, nantinya dipergunakan untuk bakti sosial (Baksos) dilingkungan mancak.

"Minyak sayur, beras dan teh kotak nantinya kita akan pergunakan dalam baksos, dan siswa baru sendiri yang nanti terlibat dalam baksos tersebut,"Tutupnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: