seputarbanten.com-MERAK, Paska beredarnya surat penggusuran warung remang-remang (Warem) dan bangunan liar (Bangli) kemarin (21/7), yang rencananya Senin 25 juli 2016 pemerintah kota cilegon akan melakukan pembongkaran seluruh bangunan dari lingkungan keramat raya hingga cikuasa pantai kelurahan gerem,membuat warga panik.

Sejak surat itu beredar warga lingkungan cikuasa pantai dan keramat, panik karna pembongkaran yang terlalu mendadak hanya 4 hari sejak surat diedarkan, sehingga kemarin malam warga kedua lingkungan melakukam rapat.

Dan pagi tadi (22/7) perwakilan warga dari cikuasa pantai bersama pengurus Lembaga Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) kota cilegon, mendatangi kantor walikota cilegon.

Namun sesampainya di kantor walikota warga tidak dapat bertemu dengan walikota cilegon,lantaran walikota cilegon sedang berada diluar kota, namun warga mencapaikan aspirasinya kepada staf walikota agar disampaikan kepada walikota.

Kepada seputar banten ketua KKPMP kota cilegon, Hadi As Hashadi mengatakan ia hanya mendampingi warga untuk menyampaikan aspirasinya kepada walikota.

"Saya datang untuk mendampingi warga yang akan menyampaikan aspirasinya,karna warga panik terkait surat yang hanya 4 hari rumah mereka mesti di bongkar,"Katanya.

Saat ditanya keberatan warga terkait pembongkaran tersebut, Hadi mengaku selain waktu yang sangat pendek dari pemberian surat hingga pembongkaran , warga juga mempertanyakan proses sampai dibongkar yang tidak pernah ada pembritahuan sebelumnya.

"Kami mendukung adanya pembongkaran,tetapi bukan bangunan rumah warga yang sudah menetap lama tetapi hanya warung remang-remang,"Ketanya

Sementara itu yanti warga lingkungan cikuasa,meminta walikota cilegon agar tidak melakukan pembongkaran kepada rumah warga, terlebih waktunya hanya empat hari.

"Kita juga punya anak yang sekolah, kemudian waktu yang empat hari kita akan mencari tempat tinggal dimana,sementara untuk pindah dan lain sebagainya memerlukan persiapan yang panjang,Oleh karna itu kami meminta walikota cilegon untuk mengurungkan niatnya,"Tegasnya

Informasi yang di dapat dari warga keramat raya, Eman mereka pun telah memohon kepada walikota untuk tidak membongkar tumah tinggal mereka.

"Mau kemana kita tinggal,jika rumah kami dibongkar, kami yakin walikota cilegon punya hati nurani buat warga,"Ujarnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: