seputarbanten.com-MERAK, Warga lingkungan pasir salam kelurahan gerem, diresahkan dengan kemunculan orang tidak dikenal (OTK), yang tinggal dipesawahan milik warga, melihat hal tersebut warga melaporkan OTK kepada pihak kepolisian sektor (Polsek) Pulomerak.

Menurut Kasmin (40) warga pasir salam menemukan OTK tersebut sehari sebelum idul fitri, turun ke perkampungan warga dengan meminta uang dan pakaian ganti, kepada warga, dan OTK sempat mengancam warga.

"Jangan ganggu saya,kalau masarakat tidak mau diganggu oleh saya," ancaman OTK kepada warga diceritakan kasmin

Lebih lanjut, Kasmin mengatakan saat menghampiri OTK ditempat persembunyiannya sempat melihat benda menyerupai pistol di pinggang samping kiri orang tersebut.

"Sabtu 23 Juli 2016 sekitar pukul 10:00 wib melaksanakan berburu burung, dengan membawa tiga ekor anjing peliharaannya,saat melewati tempat OTK tersebut anjing saya mengejar OTK dan spontan kaget dan terjatuh, disitu saya melihat ada benda seperti ujung laras senjata api dipinggang sebelah kiri,namun ia langsung menutupinya dengan jaket," katanya.

Menerima laporan warga Kepolisian Polsek pulomerak langsung kelokasi untuk mengamankan pelaku, Saat ditemui pagi tadi (27/7) Kapolsek pulomerak Kompol Komarul Wahyudi, membenarkan adanya penangkapan OTK, namun menurutnya OTK tersebut merupakan orang yang mencari jati diri karna problem rumah tangga dan tersesat

"Semula ngomongnya ngelantur,akan tetapi setelah di suruh mandi dan diberi makan akhirnya ia bercerita, Mengaku namanya Toha karna ada masalah rumah tangga ia meninggalkan rumahnya di banjarnegara jawa tengah menuju lampung dengan berjalan kaki dan sebelum menuju lampung ia menetap dulu di tempat itu,dengan keadaan pikiran yang sudah tidak menentu karna problem rumah tangga" ujar Kapolsek hasil wawancara dengan OTK

Kompol Komarul Wahyudi mengaku dari tempat kejadian perkara (TKP) diamankan beberapa barang kepunyaan OTK seperti ketapel, anak panah dan alat-alat masak.

"Tujuan ia hanya menuju lampung,karna ia tidak bersosialisasi dan meminta ijin kepada warga, sehingga meresahkan warga sekitar, sedangkan barang yang diamankan itu merupakan alat dia mencari makan selama didalam kebun," jelasnya.

Sementara itu Kompol Komarul Wahyudi, setelah melakukan wawancara dengan OTK berencana akan menyerahkan orang tersebut kepada dinas sosial kota cilegon.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: