seputarbanten.com-MERAK, Akibat korban pembongkaran dilingkungan cikuasa pantai dan keramat raya Rw 02 kelurahan gerem kecamatan grogol, selain warga masih menempati tenda-tenda untuk bertahan, ada juga warga yang mulai terganggu kejiawaannya.

Dari informasi warga sekitar, selain emosi warga yang tidak terkontrol akibat memikirkan nasibnya, ada juga warga yang mulai berbicara sendiri, karna memikirkan nasib rumahnya yang sudah dubongkar

" bagaimana nasib kita bu," kata seorang ibu berbicara sendiri.

Menurut salah seorang warga, Wawan ini merupakan dampak dari pemerintah yang tidak sejak awal memikirkan nasib warga, akan tetqpi sampai saat ini pemerintah tidak ada satupun yang datang, untuk mencari solusi.

"Kalau sudah seperti ini sapa yang akan tanggung jawab, mereka disini merupakan warga kelurahan gerem,karna mereka memiliki KTP," tuturnya

Warga lain, Ade mengegaskan warga akan terus bertahan walaupun pemerintah akan membuat lahan terbuka hijau, karna warga yang saat ini bertahan merupakan warga tidak mampu, kecuali ada tempat yang layak buat warga.

"Warga akan pindah jika pemerintah menyediakan tempat yang layak bagi warga disini," pengakuannya

Sementara itu, Camat kecamatan grogol, Hudri Hasun mengaku telah memperintahkan ketua Rt lingkungan tersebut untuk melakukan pendataan bagi warga yang tidak mampu, karna pihaknya telah menyiapkan bantuan dan tempat.

"Tentunya mereka yang telantar, untuk di data oleh ketua Rt karna data tersebut tengah ditunggu, namun pentingnya data tersebut dari kemarin belum diberikan oleh ketua Rt, saya sudah tegaskan jangan dinanti-nanti, karna tampa data kita tidak dapat membantu," tuturnya

Hudri menambahkan pihaknya telah menyiapkan bantuan, berupa makan dan tempat agar warga dapat hidup layak pada panti dinas sosial kota cilegon.

"Pertama bagaimana warga bisa makan, dan warga dapat tidur dengan nyaman," tambahnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: