seputarbanten.com-CILEGON, Guna mencegah terjadinya pergaulan bebas yang semakin mencuat di kalangan masyarakat, aparatur kelurahan grogol bekerjasama dengan sejumlah mahasiswa Untirta yang tengah melakukan KKM di kelurahan setempat.

Mereka bersama-sama membentuk pusat informasi dan konsultasi remaja (PIKR) sebagai wadah para remaja di kelurahan grogol, supaya lebih terpantau pergaulannya.

Dimana, kepengurusan PIKR sendiri dikelola langsung oleh tokoh pemuda setempat yang dibantu dengan pengawasan mahasiswa Untirta. Selain itu, mahasiswa tersebut juga sudah bekerjasama dengan pihak BKKBN.

"PIKR ini baru dibentuk beberapa hari lalu, setelah mahasiswa Untirta melakukan penyuluhan di sekitar warga, terkait seks bebas, nikah usia dini, dan narkoba. Para pemuda di sini juga mendukung sekali pembentukan PIKR ini," ungkap Pelaksana Kessos Kelurahan Grogol Sulhi.

Ditambahkannya, PIKR itu akan mempermudah dan membantu meringankan beban para remaja di wilayahnya jika terjadi masalah yang serius maupun tidak. Selain menjadi tempat berkonsultasi, para remaja juga dapat menanyakan segala jenis tentang pergaulan saat ini.

"Setidaknya para remaja dapat menambah pengetahuan dan menyelesaikan masalahnya jika malu bercerita kepada keluarga terdekatnya," singkatnya.

Dilanjutnya, selama ini pihaknya menolak dengan terbuka  jika ada warga yang ingin melakukan nikah usia dini.

"Meskipun wilayah sini adatnya masih bagus, tapi kesadaran untuk menikahi anaknya di usia dini sudah berkurang. Waktu itu memang sempat ada satu warga yang mendaftar ingin nikah di bawah umur, tapi saya tolak langsung," jelasnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: