seputarbanten.com-SERANG, Rapat kordinasi pembangunan kota serang Sehat, yang dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( Bappeda) kota serang, Senin (29/8), Tidak dihadiri sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Hal tersebut menyebabkan menyebabkan Sejumlah orang dipemkot serang marah.

Dari pantauan dilokasi rapat (Rumah makan sambara), Rapat tersebut hanya dihadiri 10 orang atau dari SKPD Dinkes, Bkbpp Dan juga Bappeda sendiri selaku penyelenggara.

Karna hal tersebut kekecewaan diungkapkan oleh salah seorang staf Bappeda Ella, dihadapan peserta yang hadir

“Bagaimana Kota Serang ini bisa maju, kalau semuanya saja tidak kompak dan tidak bersatu. Padahal Kota Serang ini adalah sebuah Ibu kota Provinsi Banten, serta bisa menjadi contoh terbaik,” katanya

Ditemui setelah rapat, Ela menuturkan akan meminta Walikota Serang ataupun DPRD kota serang agar membirikan sangsi pada mereka yang tidak hadir.

“Supaya kejadian ini tidak terulang kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Kabid Sosial Budaya, Kristianto menyayakan sikap para SKPD lain yang tidak mengikuti rapat koordinasi pembangunan kota sehat, Padahal rapat tersebut merupakam program Walikota Serang yang harus dikembangkan hingga terwujud.

"Tapi mau bagaimana lagi, ini kan kehendak mereka (Skpd,Red). Mau datang atau tidaknya, kita kembalikan lagi ke mereka,” ujarnya.

Dalam mewujudkan sebuah kota sehat, masih kata Kristianto, harus adanya keterlibatan semua Skpd, dan bukan Dinkes saja.

“Contohnya saja, kalau jalan rusak ataupun tidak ada pepohonan apakah bisa dibilang kota tersebut menjadi kota sehat. Makanya untuk kedepan kita meminta keseriusan dari Skpd lainya, untuk mewujudkan program Walikota Serang ini agar tercapai,” pungkasnya. (CTB-)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: