seputarbanten.com- MERAK, Dalam memilih jajanan anak sekolah agar tetap sehat, Dr Faisal kepala UPTD puskesmas pulomerak menyarankan agar pedagang sekolah tidak menggunakan pewarna buatan atau penggunaan vicin yang terlalu banyak, agar guru disekolah selalu mengontrol pedagang.

Menurut Dr Faisal Biasanya jajanan yang tidak baik dikonsumsi oleh anak-anak terlihat dari warna makanna tersebut, jika warnanya terlalu mencolok jajanan tersebut diduga menggunakan pewarna buatan.

"Biasanya bisa terligat dari warna makanan yang terlalu mencolok, misalkan warna merah meronah, anak-anak dianjurkan untuk menghindar makana seperti itu," tuturnya

Puskesmas pulomerak, kata Dr Faisal berancana melakukan penyuluhan tentang jajanan sehat untuk anak sekolah, terutama pada sekolah dasar (SD) dan taman kanak kanak (TK).

"Kita akan lakukan penyuluhan di SD dan TK berdasarkan gugus sekolah, diperkirakan ada 6 gugus sekolah tersebar di kecamatan pulomerak," katanya.

Dalam menyikapi khawatiran penyakit terhadap anak sekolah yang ditimbulkan oleh jajan tidak sehat, Dr Faisal hanya mampu memberikan penyuluhan kepada pedagang dan guru-guru sekolah.

"Kami hanya bisa melakukan penyuluhan, jika ada kejadian yang ditimbulkan akibat jajanan tidak sehat biasanya orang tua murid yang melakuka upaya hukum ke pihak berwajib," jelasnya

Oleh karna itu, Dr Faisal berharap kepada pedagang dan orang dewan guru disekolah, agar sama-sama menjaga kesehatan siswa melalui pengontrolan terhadap jahanan disekolah.

"Baik pedagang yang tidak menggunakan pemarna buatan atau vicin yang berlebihan, dewan guru diharapkan mampu memberikan pengawasan dan memberikan teguran kepada pedagang yang menjajakan makanan tidak sehat," harapnya. (Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: