seputarbanten.com-CILEGON, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi menyampaikan bahwa kota Cilegon sedang merintis saluran interaksi multi dimensional yang bisa menghubungkan antara teknologi tepat guna dengan teknologi informasi dan komunikasi melalui konsep Smart City dalam acara pembukaan gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Banten Ke 12 Tahun 2016 di Lapangan Hellypad PT. Krakatau Steel, (25/8).


“Konsep Smart City atau kota cerdas mengetengahkan sebuah tatanan kota yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan infromasi secara cepat dan tepat melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi,” ujarnya.

Smart City tersebut adalah sebagai langkah awal pemerintahan kota Cilegon meluncurkanonlinisasi pada beberapa titik area publik berupa fasilitas titik hotspot atau free wifi bagi masyarakat Cilegon. Oleh karena itu, secara bertahap hasil cipta TTG dari Kota Cilegon dapat mulai diakses melalui sistem smart citysehingga dengan sendirinya mendekatkan TTG kepada masyarakat.

“Saya yakin banyak kabupaten atau kota lain yang terlebih dulu mengaplikasikan konsepsmart city didaerahnya. Sekarang kenapa tidak kita memadukan teknologi infromasi yang terdapat dalam konsep smart city untuk mengembangkan hasil cipta TTG secara optimal,” ungkapnya.

Iman tidak menginginkan berbagai mesin TTG yang kreatif dan inovatif tersebut hanya dipertandingkan secara seremonial, dan setelahnya ditinggalkan begitu saja tanpa adanya pengembangan yang lebih jauh. Hal ini dikarenakan akibat tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah setempat dan sulit diakses oleh masyarakat.

“Apabila seluruh daerah di Provinsi Banten dapat mempopulerkan TTG melalui keterlibatan teknologi informasi dan komunikasi, maka semua hasil cipta dalam TTG tahun 2016 ini dapat menjadi mudah diakses oleh masyarakat,” katanya.

Selain itu, Iman menambahkan hasil cipta dari TTG tersebut bisa menjadi prioritas seluruh pemerintah daerah se-provinsi Banten untuk dikembangkan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Apabila kita mampu mendekatkan teknologi tepat guna yang mudah dipahami, mudah dipelihara dan mudah diterapkan kepada masyarakat, secara otomatis akan membuat kehidupan anggota masyarakat akan menjadi lebih produktif dan sejahtera,” ungkapnya.

Pada hakikatnya acara ini digelar adalah sebuah usaha untuk mendekatkan TTG kepada masyarakat. Bila dilihat dari kehidupan sehari-hari masyarakat yang berada ditengah gempuran gelombang teknologi canggih seperti sekarang ini agar tidak merasa asing dengan TTG yang tujuannya meningkatkan kualitas hidup masyarakat itu sendiri.

Salah satunya, contoh dari hasil TTG kota Cilegon yang telah berhasil memenangkan juara dua kontes TTG melalui mesin penetas ayam. Yang hal ini didukung BPMKP kota Cilegon dalam mengembangkan teknologi tersebut untuk mendukung sektor perternakan di kota Cilegon, selain mesin penetas ayam adapula mesin penyuir daging yang dimana  berhasil memenangkan penghargaan yang sama, Iman pun berusaha untuk dapat mengembangkan mesin ini agar masyarakat mendapatkan manfaat yang terbaik.

Sementara itu Gubernur Banten, Rano Karno berharap dengan diadakannya Gelar TTG ini nantinya akan ada pembinaan langsung terhadap usaha mikro kecil sehingga dapat meningkatkan kualitas dari produk yang dihasilkan.

“Kami berharap dengan diadakannya TTG ini ada pembinaan langsung terhadap usaha mikro kecil sehingga dapat meningkatkan kualitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rano mengatakan Gelar TTG ini akan dilaksanakan setiap tahun dengan lokasi yang berbeda-beda di wilayan kabupaten/kota yang ada di Provinsi Banten.(Teguh)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: