seputarbanten.com-Cilegon, Seluruh pelaku industri dan kalangan dunia usaha di kota Cilegon dituntut agar membuka peluang kepada masyarakat lokal sebagai bagian dari prioritas penyerapan tenaga kerja di lingkungan perusahaannya.

Hal tersebut diungkapkan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi saat menghadiri acara Groundbreaking Ceremony Hot Strip Mill-2 PT. Krakatau Steel, di Kawasan KIEC Cilegon, Senin (22/8).

“Sebagaimana yang banyak terjadi di daerah tujuan investasi, tentunya ada terbersit harapan dari warga masyarakat untuk bisa turut berkiprah membangun bersama pelaku industri, membaur dengan kalangan dunia usaha. Tidak hanya menjadi penonton semata,” ungkapnya.

Iman menambahkan dengan upaya tersebut, diharapkan tingkat pengangguran dapat berkurang dan perekonomian masyarakat Cilegon dapat meningkat lebih ke depannya.Iman juga yakin dengan keterbukaan perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja, konduktivitas investasi akan meningkat.

“Kami yakin dengan keterbukaan perusahaan dalam perekrutan tenaga kerja, akan meningkatkan konduktivitas investasi yang berujung kepada peningkatan nilai perusahaan di masa mendatang,” ujarnya.

Di hadapan seluruh undangan, Iman mengatakan pemerintah bersama masyarakat Kota Cilegon akan berada di garis depan dalam upaya mendukung dan mempertahankan eksistensi PT. Krakatau Steel. Sebab, menurut Iman, PT. Krakatau Steel merupakan ikon Kota Cilegon.

“PT. Krakatau Steel telah lama menjadi ikon Kota Cilegon, hingga Cilegon dikenal sebagai Kota Baja. Oleh karenanya, pemerintah bersama masyarakat Kota Cilegon akan berada di garis depan mendukung dan mempertahankan eksistensi PT. Krakatau Steel dalam pengembangan perusahaannya. Tidak hanya sebagai aset strategis Kota Cilegon, melainakan juga sebagai aset strategis secara nasional,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu pula, Iman menyampaikan hal-hal penting pembangunan Cilegon yang sedang berlangsung dan meminta dukungan kepada para undangan yang hadir. Diantaranya adalah pertama persoalan infrastruktur seperti jalan-jalan protokol diperlebar. Kedua, pembangunan Long Water Storage (LWS) yang dibangun di wilayah rentan banjir di Ciwandan sepanjang 1,8 KM. Ketiga, terkait dengan pembangunan Jalan Lingkar Utara. Hal tersebut diharapkan bisa mendukung infrastruktur agar kegiatan industri maupun masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan baik serta memadai.

“Karena pertumbuhan ekonomi akan berkembang jika diseimbangkan dengan infrastruktur yang ada,” ujarnya.Sementara itu, Direktur Utama PT. Krakatau Steel, Sukandar mengatakan proyek pembangunan ini adalah wujud nyata PT. Krakatau Steel untuk mendorong pertumbuhan investasi lokal maupun nasional, khususnya wilayah Kota Cilegon.

“Proyek ini akan menyerap banyak tenaga kerja sehingga akan menimbulkan efek berantai pada sektor ekonomi baik formal maupun informal bagi masyarakat Cilegon,” katanya.

Thomas Trikasih Lembong, selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan bahwa pembangunan proyek investasi pabrik baru yang dilakukan PT. Krakatau Steel ini jadi proyek industri paling besar dan penting potensinya untuk mendukung pertumbuhan dalam beberapa tahun ke depan.

“Proyek ini bisa jadi merupakan proyek industri paling kuat dan penting potensinya di Indonesia,” pungkasnya. 

Pabrik baja yang menelan investasi US$ 460 juta ini dihadiri Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media Kementerian BUMN Harry Sampurno, Dirjen Ilmate Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawiryaman, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Tirta Hidayat, Ketua DPRD Kota CIlegon Fakih Usman, Unsur Forkopimda Kota Cilegon dan pimpinan Perusahaan BUMN, BUMD dan BUMS di Kota Cilegon.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: