seputarbanten.com-CILEGON,Bpmkp Kota Cilegon terus memantau kesiapan aparatur kelurahan dalam menyambut pengalihan program pola padat karya menjadi DPWkel pada tahun 2017.

Oleh sebab itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Ketahanan Pangan (BPMKP) Sukroni, Menuturkan diperlukan SDM yang mampu mengelola Dana Perancanaan Anggaran (DPA) sesuai Renca Kenrja Anggaran (RKA) yang sudah disusun. Sehingga aparatur kelurahan dituntut untuk mampu mengelola APBD 5% yang akan mulai jatuh pada 2017 mendatang.

"Jadi kalau generik bisa dipegang oleh seklur. Lalu para kasi kelurahan dapat mengembang tupoksi kerjanya masing-masing. Kami harap penggunaan anggaran dapat dikelola semaksimal mungkin," katanya

Tak hanya itu, Sukroni juga mengimbau kepada Kasi PM khususnya, untuk selalu bermitra dengan LPM di masing-masing kelurahannya. Sebab, masyarakar selalu berpikir pembangunan ini dari masyarakat untuk masyarakat juga.

"Makanya saya minta kepada kasi PM, supaya segala pembangunannya selalu bermitra dengan LPM dan masyarakat sekitar melalui hasil musrenbangkel," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut Kasi Pemberdayaan Masyarakat (PM) Kelurahan Gerem, Feberwanto mengaku untuk menyikapi hal tersebut pihaknya telah melakukan kordinasi dan membentuk team yang terdiri dari BKM, LPM dan Masyarakat.

"Kita telah membentuk tim perencanaan dan pengawasan yang terdiri dari BKM, BKM dan masyarakat, dan telah melakukan survey untuk perencanaan pembangunan ditahun 2017," pengakuannya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: