seputarbanten.com-MERAK, Warga lingkungan cikuasa pantai Rt 01 Rw 02 kelurahan gerem, tetap bertahan menggunakan tenda. pada sisa reruntuhan bangunan rumahnya, selain itu warga juga membuka posko bantuan warga korban gusuran.

Informasi yang dikumpulkan seputar banten, warga sengaja membuat posko peduli ini lantaran mereka tidak sudah tidak mampu lagi.

Seperti yang diungkap warga sekitar wawan,memuturkan ia tidak punya pilihan kecuali bertahan, sedangkan sampai siang ini pihaknya belum makan.

"Kemarin kita mendapatkan bantuan dari sisa makan petugas pembongkaran yang diberikan pada kami," katanya

Warga lainnya Ade yang juga masih bertahan mengaku kecewa dengan pemerintah kota cilegon, yang bersikap tidak adil kepada warganya sendiri, sementara proses pembongkaran dilakukan solusi untuk warga tidak mampu tidak ada.

"Seharusnya pemerintah tanggap melihat keadaan warga saat ini," tegasnya

Ditempat terpisah Erix rabiin anggota DPRD kota cilegon yang semalem melihat kondisi warga yang bertahan amat memperhatinkan mencoba memberikan sedikit bantuan kepada warga, dan akan terus berupaya untuk melakukan komunikasi dengan walikota cilegon agar mencarikan solusi.

"Jika pemkot cilegon tidak dapat memberikan solusi, saya secara pribadi akan melakukan penggalangan dana, setidaknya dapat mencarikan kontrakan untuk mereka tinggal sementara," Jelasnya.

Sementara itu pendengar radio mora banten bersama Evi Silvi Hayz kuasa hukum warga memberikan bantuan kepada warga terdampak gusuran berupa beras 1,5 ton dan mie instant, kata Silvi segarusnya keadaan seperti ini merupakan urusan pemerintah kota cilegon.

"Seharusnya pemerintah punya hati melihat keadaan seperti ini, mereka tidak prihatin melihat warganya tudur di pinggiran rel kereta api dan beratapkan tenda darurat, belum lagi dirubung nyamuk, bahkan kemarin saat pembongkaran saya meminta 1 rumah untuk tidak dibongkar sebagai dapur umum tidak diperbolehkan," katanya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: