seputarbanten.com-CILEGON, Sebuah mobil boks bernomor polisi A 8889 Y mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan atau tepatnya di Lingkungan Temiang, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil.

Mobil tersebut terjun bebas dari ketinggian sekitar 10 meter ke areal pesawahan. Akibatnya pengemudi dan kernetnya harus dilarikan ke Rumah Sakit karena mengalami luka-luka.

Berdasarkan informasi, peristiwa ini terjadi saat itu Mahmud (30) sopir dan Misja (25) kernet menuju arah Pondok Indah Cilegon (PCI) dari kawasan Ciwandan melalui JLS. Setibanya dilokasi kejadian, sekitar pukul 13.00 WIB mobil tersebut langsung terjun bebas langsung meluluh lantahkan kendaraan roda empat tersebut.

Pantauan dilapangan, tampak mobil boks itu dalam kondisi terbalik saat mendarat ke pesawahaan. Bahkan mobil berwarna silver ini kondisinya ringsek parah terutama pada bagian boks.

Adanya kejadian itu, sejumlah warga yang melintas tampak menyaksikan mobil naas tersebut. Meski tidak menyebabkan kemacetan, namun kendaraan yang melintas harus menurunkan laju kendaraannya.

Saksi mata, Edi mengatakan sebelum kejadian mobil tersebut tengah melaju kencang dari arah Ciwandan menuju PCI. Saat melintas di jalan yang menikung dan menurun tiba-tiba mobil tersebut hilang kendali dan langsung tejun bebas ke area persawahan.

"Lumayan ada sekitar 10 meter lebih terjunya. Kabarnya sopir mengantuk saat mengemudi," katanya

Menurut Edi, setelah mobil terjun pengemudi dan kernet mobil yang belum tersebut keluar dari dalam mobil yang kondisinya masih dalam keadaan terbalik. Keduanya selamat hanya menglami luka-luka dan langsung dilarikan kerumah sakit.

"Kalau sopir mengalami luka patah tangan, dan yang satunya tidak mengalami luka yang serius. Mereka langsung di bawa ke Panggung Rawi (RSUD)," ujarnya.

Sementara itu, Petugas Lalu Lintas Polres Cilegon, Brigadir Alexander Leo Sitorus mengatakan, pihaknya hanya melakukan pengecekan. Sebab saat dilokasi kejadian, korban sudah dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Panggung Rawi dan mobil sudah dalam keadaan kosong.

"Kita datang kesini, korban sudah tidak ada dan mobil dalam keadaan kosong," katanya.

Menurut Alex, untuk mengevakuasi mobil boks tersebut dibutuhkan crane. Sebab jika tidak menggunakan alat bantu, pihaknya akan kesulitan terlebih kondisi mobil sudah dalam kondisi rusak berat.

"Kita sudah koordinasi, untuk sementara mobil kita biarkan disana karena sulit kita evakuasi," ujarnya. (Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: