seputarbanten.com-MERAK, Sudah dua hari sejak kemarin (31/7), harga cabe rawit dipasar baru merak melambung tinggi, hal ini membuat kaget pembeli yang berniat akan membeli bahan utama pembuat sambal tersebut.(1/8)

Menurut, Uswatun pengunjung pasar yang hendak membeli cabe rawit, mengurungkan pembelian cabe dengan jumlah yang ia ingingkan, yang semula ia akan membeli setengah kilo karna harganya cukup tinggi akhirnya ia hanya membeli seperapat.

"Saya punya usaha warung makan, biasanya cabe rawit saya beli setengah kilo sehari, tapi karna harga nya cukup tinggi saya beli seperapat saja dan memperbanyak cabe merah, agar saya tidak rugi," katanya

Sementara Mumun, Pedagang bumbu dapur dengan naiknya harga cabe rawit,penjualannya menjadi berkurang, ia sendiri tidak tahu penyebab kenaikan harga cabe rawit yang mendadak tersebut.

"Biasanya sehari saya bisa menjual 7 samoai 8 kg namun akibat naik,saya cuma bisa menjual 3kg saja sehari, saya sendiri gak tau kenapa harga rawit ini naik, kita dapat dari sana sudah tinggi," jelasnya

Dari data yang didapat seputar banten, dari UPTD pasar baru merak, harga kebutuhan lainnya stabil hanya harga cabe rawit saja yang naik, yang semula rawit hijau Rp 20.000 kini menjadi Rp 25.000 dan cabe rawit merah dari harga Rp 40.000 menjadi Rp 50.000

Ditemui diruang kerjanya, Kepala UPTD pasar baru merak, M Ibrohim Aji mengaku kenaikan ini disebabkan pasokan yang datang terlambat, sehingga barangnya saat ini sedikit.

"Stok barang kita dari tanggerang pasar bukit tinggi, yang dibawa ke pasar rau serang dan kemudian baru ke pasar sini (pasar baru merak_Red), kemungkinan pasokan barang saat ini terlambat," pengakuannya.

Ibrohim, optimis akan segera menurunkan harga cabe rawit tersebut, agar kembali stabil, agar tidak terpengaruh pada kebutuhan pokok lainnya.

"Besok mudah-mudahan bisa turun, kita akan lansung cek kenapa pasokan bisa terlambat," tutupnya. (Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: