seputarbanten.com-MERAK, setelah kemarin (8/8) pemerintah kota cilegon melakukan pembongkaran pada bangunan dilingkungan keramat raya dan cikuasa pantai Rw 02 kelurahan gerem, hari ini (9/8) kembali pemerintah kota cilegon melanjutkan pembongkaran dilingkungan cikuasa pantai Rt 01 Rw 02.

Lagi dalam pembongkaran kali ini terjadi Kericuhan, kericuhan terjadi saat petugas menurunkan alat berat, warga Teriakan histeris dan isak tangis mewarnai proses pembongkaran yang dilakukan oleh tim gabungan penertiban Pemkot Cilegon,

selah satu warga harus diamankan oleh petugas dan dibawa kepolres cilegon, menurut informasi yang didapat, warga yang diamankan karna membawa bensin untuk membakar rumahnya sendiri.

Melihat keluarganya diamankan keluarga lain meminta berdialog dengan kapolres, namun karna mendapatkan penghadangan dari sejumlah kepolisian, sempat terjadi ketegangan.

“Mau dikemanain bapak saya, mau dikemanain bapak saya! itu Suami saya sedang sakit. Kemana hati nurani kalian,” teriak seorang wanita yang suaminya diamankan

Selain itu informasi yang didapat dari kepala puskesmas pulomerak Dr Faisal, mengaku pihaknya telah menerima 4 warga yang terluka dari proses pembongkaran hari ini.

" satu laki-laki dan 3 perempuan, satu orang terjatuh , satu orang luka lecet, satu orang pingsat dan satu orang lainnya pingsan,sementara untuk biaya pengobatan sepenuhnya gratis," katanya

Ditempat terpisah, Asisten Daerah (Asda) 1 Kota cilegon, Taufiqurrohman menegaskan pihaknya akan terus melakukan pembongkaran hingga semua bangunan yang menempati tanah milik PT. Kai ini terbongkar semua.

"Kemungkinan tinggal 100 rumah lagi, kalau gak ada penghadangan mungkin sudah selesai, mudah-mudahan hari ini sudah selesai semua," tegasnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: