seputarbanten.com-CILEGON, Program padat karya yang telah dilakukan selama 16 tahun oleh pemerintah kota cilegon, untuk membangun insfratuktur pada lingkunagan warga di setiap kelurahan, yang ditangani oleh LPM ditahun 2016 ini merupakan program terakhir sebelum dialihkan pada program DPWkel pada 2017, hal tersebut diungkap camat kecamatan jombang, Agus Riadi pada sosialisasi program tersebut dikelurahan sukma jaya (26/8)

Agus Kepada wartawan setelah melakukan sosialisasi dan melakukan peletakan batu pertama, mengatakan program padat karya yang dananya 150 juta rupiah tersebut akan dipergunakan untuk membangun insfratuktur dilingkungan, dengan melibatkan warga penerima Rumah Tangga Sasara (RTS)

"Dalam program padat karya ini kita akan melibatkan warga penerima RTS dalam proses membangun insfratuktur," katanya

Dalam kesempatan tersebut, Agus menjelaskan dalam menentukan lokasi program tersebut, kelurahan bersama Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Sukma Jaya telah menunjuk lokasi jalan dari lingkungan priuk menuju pasar keranggot.

" Dijalan tersebut setiap kali ujan selalu menjadi langgan banjir sehingga lokasinya selalu becek, apalagi lokasi tersebut merupakan akses menuju pasar keranggot," katanya.

Ditempat yang sama Ketua LPM Kelurahan Sukma Jaya, Mulyadi mengaku dalam pembangunan paving block tersebut pihaknya tidak memberikan target, hanya saja dapat dibangun dengan cepat.

"Karna ini dilakukan melalu pola padat karya, waktunya kita serahkan kepada warga yang mengerjakan, akan tetapi saya sudah tekankan agar pengerjaannya dapat dilakukan dengan cepat," pengakuannya

Sementara itu Kepala Sub Bidang (Kasubid) Swadaya dan Kelembagaan Masyarakat (SKM) pada BPMKP Kota Cilegon, Asikin menuturkan anggaran yang disiapkan dalam program padat karya tersebut, tidak sepenuhnya untuk pembangunan pisik, namun ada juga yang dipergunakan untuk memperdayakan warga RTS.

"Dari 150 juta yang dipergunakan untuk pembangunan fisik adalah 125 juta dan sisanya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Warga penerima RTS Dengan cara memberikan Kursus atau pelatihan," Tuturnya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: