seputarbanten.com-KOTASARI, Untuk meningkatkan kebersihan lingkungan, kelurahan kota sari kecamatan grogol, dalam rangka menyambut kemerdekaan hari jadi kemerdekaan (HUT) Republik Indonesia (RI) yang ke-71, mengadakan lomba Kebersihan, Keindahan dan Ketertiban disemua lingkungkan.

Pagi tadi (12/8) kepala kelurahan, bersama tim penilai dari kecamatan melakukan penilaian dengan mendatangi lingkungan.

Kepada seputar banten, Deni Yuliandi Kepala Kelurahan Kotasari, menuturkan dari 6 rw dan 23 Rt yang ikut dalam lomba K3 tersebut, yang sebelumnya diberikan pemberitahunan akan adanya lomba tersebut, dan sebelum penilaian dilakukan pihaknya telah melakukan kompirmasi kesiapan dari lingkungan tersebut.

"Kemarin kita sudah memberikan informasi akan ada penilaian hari ini kepada poker C kelurahan, namun untuk lingkungan komplek arga dan puri, terjadi miskominikasi, sehingga kompirmasi tersebut tidak sampai," tuturnya

Lebih lanjut Deni mengatakan, dari pantauam tim penilai, lingkungan ciore sudah nampak bersih, namun untuk pembuangan sampahnya masih dikelola sendiri, sehingga ini menjadi pertimbangam dewan juri.

"Ini akan menjadi evaluasi kelurahan dalam melakukan peningkatkan kebersihan, sehingga nantinya cita-cita kota cilegon mendapatkan kota adipura, untuk mendorong hal tersebut kita ciptakan dari lingkungan terkecil," tuturnya.

Sementara itu, Tim penilai lomba K3 yang juga kasi pemerintahan kecamatan grogol, Sehu Said menjelaskan dari hasil pantauannya dilapangan lingkungan dikota sari sudah baik, meski ada satu lingkungan yang pengelolaan sampahnya masih terbilang buruk.

"Kita disini memberikan penilaian terkait, senetasi atau saluran air,dan pengelolaan sampah dilingkungan tersebut, dari keseruruhan yang ada sudah cukup baik, meski ada saja lingkungan yang pengelolaan sampahnya kurang, hal tersebut akan menjadi evaluasi kebersihan ditingkat kecamatan," Jelasnya.

Ketua Rt 01 lingkungan sumur menjangan, Samsudin mengaku meski tidak ada lomba, warga dilingkungannya rutin melakukan gotong royong bulanan, dan untuk pengelolaan sampah pihaknya rutin mengambil sampah dari rumah warga, menggunakan kendaraan mobil seminggu sekali.

"Warga akan mengumpulkan sampah pada kamtong plastik, yang nantinya petugas kebersihan akan menggambilnya untuk dibuang ke tempat pembuangan sampah sementara, dan untuk pengambilan sampah tersebut warga dikenakan biaya bulanan sebesar Rp.20,000," pengakuannya.(Ipul)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: