seputarbanten.com-CILEGON, Pemkot Cilegon bakal memberikan kadeudeuh kepada para pemilik bangunan liar yang akan ditertibkan nanti.

Asda I Taufiqurrohman mengatakan, Pemkot Cilegon sedang membahas pemberian kadeudeuh kepada warga yang bangunannya dibongkar itu.

“Kami sedang melakukan pembahasan terkait pemberian kadeudeuh kepada para pemilik bangunan liar,” katanya.   

Kata Taufiq Pembahasan itu adalah bukti dari perhatian pemerintah kepada warga yang memiliki bangunan liar.

“Pembahasan itu dilakukan lantaran sebagai salah sati upaya pemkot mendengarkan aspirasi dari masyarakat,” ujarnya.

Taufik menerangkan Pihaknya masih terus melakukan kajian pemeberian kadeudeuh tersebut bahkan sampai melibatkan pihak Kejaksaan.

“Apakah boleh atau tidak, karena kalau kita berikan tapi itu salah kan kita juga yang repot,” ujarnya.   

Mengenai pembongkaran, Taufiq menegaskan pemkot tetap pada keputusan awal bahwa semua bangunan yang ada pada 8 Agustus mendatang.

“Itu kan sudah hasil keputusan bersama bahwa kita harus melakukan pembongkaran di Kramat Raya dan Cikuasa Pantai. Kalau enggak dibongkar banyak masyarakat Gerem yang merasa resah dan khawatir dengan aktivitas maksiat di sana,” ujarnya.

Sementara itu, Wawan salah satu pemilik bangunan liar berharap agar keputusan pemberian bantuan oleh Pemkot itu bisa direalisasikan dengan benar dan tidak ada pihak lain yang terlibat.

“Mudah-mudahan pemkot enggak bohong dan memberikan harapan palsu kepada kami,” ujarnya.

Ade warga lainnya mengaku kurang setuju dengan pemberian kadeudeuh itu, namun dirinya tidak bisa berbuat banyak mengenai permasalahan tersebut dan menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah dengan pertimbangan lebih mengedepankan sikap kemanusiaan dan rasa tanggung jawab sebagi pimpinan masyarakat.

“Cuma kadeudeuh doang, ya sudahlah enggak apa-apa mungkin cuma itu yang bisa dilakukan pemerintah,” ujarnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: