seputarbanten.com-MERAK, Warga lingkungan cikuasa pantai Rt 01 Rw 02 kelurahan gerem kecamatan grogol, sejak tanggal 2 agustus 2016 melakukan upaya hukum dengan mengadukan pemerintah kota cilegon ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) serang, hal tersebut karna pembombongkaran tersebut telah menyalahi aturan.

Atas pelaporan tersebut PTUN melakukan panggilan kepada walikota cilegon pada rabu 10 Agustus 2016, pukul 9:00 wib melalui panetapan hakim ketua majelis nomer : 29/G/2016/PTUN-SRG.

Memurut kuasa hukum warga cikuasa pantai Silvi Shofawi Haiz, Pihaknya akan menuntut pemkot cilegon karna kesalahan dalam presedur proses pembongkaran

"Surat yang diterima warga terkait pembongkaran tidak sesuai dengan prosedur, seperti tidak tertulisnya nama warga yang akan dibongkar serta alamat yang akan dibongkar," tuturnya

Selain itu, Warga atas nama Bambang Purwanto dan juga warga yang melapororkan hal tersebut ke PTUN, kata Silvi memiliki kontrak dengan PJKA yang sampai saat ini masih berlaku.

"Kami juga akan perkarakan terkait surat kontrak antara warga dan PT. PJKA," katanya

Silvi kecewa atas tindakan pemkot cilegon, yang tetap melakuka pembongkaran, sementara proses hukum sedang berjalan.

"Bukankah walikota sendiri yang mengatakan pada tanggal 25 juli 2016 lalu di hadapan masyarakat, jika tidak terima silahkan adukan ke hukum, namun ketika warga melakuka itu mengapa walikota tampa dialog lagi tetap melakuka pembongkaran," jelasnya

Ditempat yang sama, Bambang Purwanto, surat kontrak tersebut asli yang di tandatangani oleh PT.PJKA dan ditandatangani pada bulan april.

"Ini asli dan masih aktiv,saya baru saja ngurus pada bulan april lalu," tuturnya

Ditempat terpisah, Asisten Daerah (Asda) 1 kota Cilegon, Taufiqurrohman menanggapi surat panggilan tersebut perintah akan patuhi panggilan tersebut dengan menurunkan Tim Bantuan Hukum (Banhub).

"Kita tidak bisa berandai-andai, wong yang digugat itu presudar, dan dalam pembongkaran bangunan warga ini telah sesuai SOP pembongkaran," ujarnya.(Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: