seputarbanten.com-MERAK, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon siang tadi (12/08) menertibkan sejumah warga korban gusuran Kampung Kramat Raya dan Kampung Cikuasa yang sedang menggalang bantuan kepada para pengguna jalan yang melintas di jalan Keramat Raya hingga Cikuasa Pantai Kelurahan Gerem Kecamatan Grogol Kota Cilegon.

Aksi razia Sat Pol PP tersebut langsung menuai protes warga yang berada dilokasi tersebut, hal ini disebabkan penertiban yang dilakukan petugas tidak berbicara dulu, akan tetapi langsung menertibkan tulisan permohonan bantuan.

Kepada seputar banten, Agus warga sekitar, mengatakan warga melakukan kegiatan posko bantuan, lantaran paska penggusuran yang dilakukan pemkot cilegon, banyak warga yang kehilangan pencahariannya

"Kami mohon bantuannya Korban Pengusuran, karna keadaan kami disini akibat rumah kami digusur, banyak yang kehilangan pencaharian," katanya

Warga lain menganggap penertiban yang dilakukan Sat Pol PP dan Dishub Kota Cilegon tindakannya sangat keterlaluan, lantaran bukan mencarikan solusi kepada nasib warga malah sewenang-wenang menghancurkan posko kami.

”ini sudah sangat keterlaluan t8ndakan Pemerintah ini, kita disini hanya meminta kepada pengendara yang lewat, hanya untuk makan para korban gusuran yang berada disini, karena disini banyak anak-anak dan janda-janda yang gak bekerja, kita masyarakat disini dianggap apa sama pemerintah”tuturnya.

Sememtara itu Fatur, Seksi Lalu Lintas Darat Dalops Dishub Kota Cilegon yang ikut dalam penertiban tersebut mengaku dirinya hanya menertibkan yang menggangu lalulintas yang berada ditengah jalan tersebut.

”Kita hanya menertibkan saja, saya tidak melarang kalau warga meminta bantuan kepada pengendara, hanya jangan berada ditengah jalan, takut tertabrak kendaraan yang melintas” pengakuannya. (Ipul)
Share To:

PortalMuslim.com

Media Referensi Muslim - Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Post A Comment: