seputarbanten.com-CILEGON, Trotoar adalah jalur pejalan kaki yang umumnya sejajar dengan jalan dan lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan untuk menjamin keamanan pejalan kaki yang bersangkutan.

Menurut keputusan Direktur Jenderal Bina Marga No.76/KPTS/Db/1999 tanggal 20 Desember 1999 yang dimaksud dengan trotoar adalah bagian dari jalan raya yang khusus disediakan untuk pejalan kaki yang terletak didaerah manfaat jalan, yang diberi lapisan permukaan dengan elevasi yang lebih tinggi dari permukaan perkerasan jalan, dan pada umumnya sejajar dengan jalur lalu lintas kendaraan. Seperti yang terlihat di torotoar Jalan Lingkar Selatan (JLS) trotoar justru dipakai untuk berjualan.

Melihat hal tersebut, Satpol PP Kecamatan Ciwandan dibantu Pol PP Kota, Babinsa dan Babinkamtibmas Kecamatan Cibeber membongkar bangunan dan warung-warung yang berdiri di trotoar sepanjang jalur lingkar selatan, Selasa (30/8).

Ditemui Ipan Zaenudin selaku Kasi Trantib Kecamatan Cibeber mengatakan, pembongkaran ini dilakukan dalam rangka pengaman aset Pemkot Cilegon penerapan perda no 5 tahun 2003 tentang K3 ( kebersihan, ketertiban dan keindahan).

“Pembongkaran dilakukan dikarenakan banyak warung-warung dan papan reklame yang berdiri di atas trotoar, yang merupakan aset milik Pemkot,” katanya.

Ipan menerangkan, sebelum pembongkaran dirinya, sudah melayangkan surat peringatan satu hingga tiga kepada pemilik warung, akan tetapi masih banyak warung-warung yang belum dibongkar.

“Sudah kami layangkan surat peringatan, tetapi tak kunjung dibongkar, dan akhirnya kami bongkar paksa,” terangnya. (Dewan)
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: