seputarbanten.com-SERANG, Padatnya penduduk di kota serang dan pembangunan serta perbaikan jalan membuat polusi udara di kota serang semakin buruk, belum lagi ibu kota provinsi banten tersebut sudah jarang kita melihat pepohonan yang tumbuh disisi jalan.

Melihat kondisi sepeeti itu, Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) kota serang, berencana untuk membangun kota menjadi hijau dengan mengajukan anggaran hingga 2 Milyar, yang akan di gunakan pada tahun 2017.

Kepada seputarbanten, Sekertaris BLHD Kota Serang, Bunyamin mengatakan, dana yang di ajukan sebesar 2 milyar dikarnakan kondisi kota yang sudah tidak nampak sehat, sehingga untuk pembuatan kota hijau akan menghabiskan dana sebanyak itu.

"Pembuatan kota hijau tersebut selain untuk mengimbangi polusi yang ada di Kota Serang, juga sebagai upaya untuk kembali meraih penghargaan langit biru seperti yang sebelumnya pada tahun 2013 pernah di raih oleh kota serang sebagai peringkat pertama," katanya

Bunyamin mengaku untuk meraih penghargaan langit biru, udara di kota serang akan di uji oleh kementrian lingkungan hidup

“Karena pengujian udara ini dilakukan sendiri oleh kementrian Lingkungan Hidup,” pengakuannya

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Serang, Syafrudin menambahkan, bahwa buruknya kondisi udara yang ada di Kota Serang lantaran di sebabkan oleh jumlah kendaraan dan penduduk yang terus bertambah.

“Pembanguan selama ini kan justru menebang pohon, akibatnya polusi semakin bertambah dan tidak dapat ditanggulangi dengan pepohohon karena tidak di tanami kembali,” tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, kata Syafrudin, pihaknya akan lebih getol menggulirkan program tanam pohon di Kota Serang salah satunya yakni dengan menerapkan penghijauan di sepanjang pinggir jalan serta penghijauan di tiap sekolah hingga pondok pesantren. Syafrudin menuturkan, sebelumnya, pemkot juga telah melaksanakan program penanaman pohon sebagai sabuk hijau yang merupakan program langsung dari pemerintah pusat. Namun demikian program yang dilaksanakan di sepanajng jalan jendral sudirman-jalan mayor safei itu dialihkan ke jalan sempu palima lantaran kondisi jalan yang sempit.

“Dulu program itu (penanaman pohon sebagai sabuk hijau-red) kita lakukan, namun mengingat jalannya sempit maka di alihkan. Kedepan kita akan gencarkan lagi program penghijauan,” pungkasnya. (CTB-).
Share To:

SeputarBanten.com

Media Berita Seputar Banten

Post A Comment: